Berita Pamekasan

Dua Warga Sumenep Tewas Tertimbun Pasir Kapur di Pamekasan, Satu Korban Lain Patah Tulang

Saat kedua korban sedang mengangkut hasil galian tersebut, tiba-tiba terjadi longsor dari atas.

Dua Warga Sumenep Tewas Tertimbun Pasir Kapur di Pamekasan, Satu Korban Lain Patah Tulang
surya.co.id/istimewa
Lokasi tewasnya Mohammad Heri dan Khalili di Dusun Sorok, Desa Palalang Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, sekitar pukul 16:00 WIB, Rabu (7/8/2019 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Dua warga Sumenep tewas tertimpa tebing longsor di lokasi penambangan pasir Dusun Sorok, Desa Palalang Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Rabu (7/8/2019), sekitar pukul 16:00 WIB.

Kedua korban yang tewas adalah yakni Mohammad Heri dan Khalili, warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Kapolsek Pakong, Iptu Tarsun mengatakan, tewasnya kedua korban bermula saat Tayyib warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, meminta bantuan mereka untuk mengangkut hasil galian pasir kapur.

Pasir kapur yang telah ditambang, Selasa (6/8/2019) itu berada di lahan tambang milik Mad Rasul, di Desa Palalang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Saat kedua korban sedang mengangkut hasil galian tersebut, tiba-tiba terjadi longsor dari atas.

"Kedua korban tidak bisa menghindari longsor, sehingga pasir kapur menutupi keduanya. Mereka lalu tertimbun pasir kapur," kata Iptu Tarsun saat memberikan pers rilis kepada sejumlah media, Kamis (8/8/2019).

Iptu Tarsun mengungkapkan, pasca kedua korban tertimbun pasir, Khalili dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

Sedangkan Mohammad Heri sempat terselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Pakong.

"Namun setelah Heri didiagnosa, dia kehabisan napas dan dinyatakan meninggal dunia," ungkap Iptu Tarsun.

Selain itu, kata Iptu Tarsun, Tayyib yang meminta pertolongan kepada Mohammad Heri dan Khalili, juga terkena dampak longsornya galian pasir itu.

Tayyib mengalami patah tulang di selangkangan sebelah kiri.

"Informasi dari pihak keluarga korban yang meninggal dan yang luka berat, tidak akan menuntut, baik secara pidana maupun perdata terhadap kejadian itu," pungkasnya. (Kuswanto Ferdian)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved