Berita Blitar

Warga Blitar Keracunan Rawon, Dugaan Sementara Dinkes Karena Terkontaminasi Bakteri Salmonella

Hasil analisa sementara Dinkes Kota Blitar, nasi rawon yang disajikan di acara yasinan itu paling berisiko terkontaminasi bakteri.

Warga Blitar Keracunan Rawon, Dugaan Sementara Dinkes Karena Terkontaminasi Bakteri Salmonella
surya/samsul hadi
Petugas Dinkes Kota Blitar mengambil sampel air di pemilik rumah yang menyelenggarakan acara yasinan di Jalan Kurma, Kota Blitar. Sejumlah warga diduga keracunan seusai menyantap rawon di acara tersebut. 

SURYA.co.id | BLITAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar masih meneliti penyebab keracunan massal di Jalan Kurma, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Hasil analisa sementara Dinkes, nasi rawon yang disajikan di acara yasinan itu paling berisiko terkontaminasi bakteri.

"Dari hasil yang sudah direkap, bisa disimpulkan sementara, nasi rawon 28 persen berisiko dari makanan lain yang disajikan di acara itu dan kemungkinan terkontaminasi bakteri salmonella," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Blitar, Didik Jumianto, Rabu (7/8/2019).

Kesimpulan itu diperoleh setelah Dinkes mewawancarai semua korban keracunan. Dinkes mendata satu per satu jenis hidangan yang dimakan dan minum para korban di acara itu.

Polisi Bawa Sampel Kuah Rawon yang Diduga Bikin Warga Jalan Kurma Kota Blitar Keracunan untuk Diuji

"Itu masih kesimpulan sementara. Untuk pastinya, kami tetap menunggu hasil uji laboratorium," ujar Didik.

Dinkes sudah mengambil beberapa sampel dari rumah penyelenggara acara yasinan untuk diuji laboratorium.

Sejumlah sampel yang diambil untuk diuji laboratorium, yaitu, kuah rawon, air sumur, dan feses korban.

"Hasil uji laboratoriumnya paling cepat keluar sekitar seminggu," ujarnya.

Hasil pendataan Dinkes, jumlah total warga yang mengalami keracunan sebanyak 38 orang.

Dari total itu, sebanyak 11 orang menjalani rawat inap dan selebihnya 27 orang menjalani rawat jalan.

"Untuk yang rawat inap kami belum mengupdate lagi datanya. Informasinya, kemarin sudah ada beberapa yang diperbolehkan pulang," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved