The Science of Facial Architecture, Gabungkan Seni dan Ilmu Kedokteran untuk Membentuk Wajah

MIRACLE Aesthetic Clinic, klinik perawatan kecantikan, meluncurkan the science of facial architecture, sebuah metode terbaru untuk membentuk wajah.

The Science of Facial Architecture, Gabungkan Seni dan Ilmu Kedokteran untuk Membentuk Wajah
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Perawatan di MIRACLE Aesthetic Clinic. 

SURYA.co.id | SURABAYA - MIRACLE Aesthetic Clinic, klinik perawatan kecantikan, meluncurkan the science of facial architecture, sebuah metode terbaru untuk membentuk wajah.

dr Lanny Juniarti DiplAAAM, founder president & director MIRACLE Aesthetic Clinic, mengungkapkan bahwa metode tersebut merupakan adaptasi dari konsep pembentukan wajah yang digagas oleh ahli bedah plastik asal Brazil, Mauricio dr Maio.

"Metode ini kami sesuaikan dengan fasilitas perawatan yang dimiliki oleh MIRACLE," tuturnya, Selasa (7/9).

The science of facial architecture merupakan metode minimal invansif untuk membentuk wajah agar terlihat ideal.

Ideal yang dimaksud, ungkap Lanny, sesuai dengan kebutuhan pasien yang telah dikonsultasikan dengan dokter kecantikan di MIRACLE Aesthetic Clinic.

"Pendekatan holistik antara kepekaan artistik digabungkan dengan ilmu kedokteran dan menjadi pedoman dasar bagi para dokter untuk memberikan hasil yang aman, konsisten, dan bertahan lama," ungkap Lanny.

Dalam metode ini, dokter tidak mengandalkan intuisi dalam memperbaiki bentuk wajah dan memandang setiap bagian wajah secara terpisah.

"Seperti halnya menciptakan bangunan, harus ada strategi khusus yang dilakukan, salah satunya membuat blue print terlebih dahulu. Selain itu juga harus ada perhitungan struktur, kontur, hingga proses paling akhir," ungkap Lanny.

Bangunan yang bagus, lanjutnya, tak bisa tercipta apabila hanya mengandalkan intuisi. Demikian juga dengan wajah.

Dalam metodologi ini pula, dokter harus melihat wajah sebagai satu-kesatuan. Seperti halnya rumah, tak bisa apabila hanya melihat pintu dan jendela sebagai elemen.

Halaman
123
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved