Berita Gresik

Tepergok Kirim Sabu, Pria di Gresik Dituntut 7 Tujuh Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Akan kirim sabu, warga Wringinanmon, Gresik dituntut hukuman selama tujuh tahun dan denda Rp 800 miliar.

Tepergok Kirim Sabu, Pria di Gresik Dituntut 7 Tujuh Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta
SURYA.co.id/sugiyono
KASUS SABU – Terdakwa Hari Prayitno seusai menjalani persidangan kasus sabu-sabu di Pengadilan Negeri Gresik, Rabu (7/8/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK – Terdakwa Hari Prayitno alias Acong (39) warga RT.03 RW.05, Desa/Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik dituntut 7 Tahun penjara oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik karena memakai sabu.

Jaksa Nurul Istiana, mengatakan bahwa dari fakta persidangan terdakwa terbukti melanggar 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sebab, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan, menguasai sabu-sabu dengan barang bukti berat 0,29 gram.

 "Menuntut terdakwa Hari Prayitno alias Acong dengan pidana 7 tahun dan denda 800 juta, subsider 6 bulan kurungan," kata Nurul, usai sidang di PN Gresik, Rabu (7/8/2019).

Menurut Nurul, sidang yang diketuai majelis hakim Putu Gede Hariadi, sikap terdakwa Hari Prayitno selama persidangan sangat koperatif, tidak berbelit-belit sopan dalam persidangan, mengakui kesalahannya dan belum pernah dihukum.

Sedangkan yang memberatkan terdakwa yaitu terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

Hari Prayitno disergap Sat Narkoba Polres Gresik di Jl Raya Cangkir Driyorejo, Minggu (13/1/2019). Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sabu-sabu dengan berat 0,29 gram.

Mendapat tuntutan hukuman seberat itu, terdakwa Hari Prayitno yang menderita sakit kaki kanan, hanya bisa diam sambil meninggalkan ruang sidang PN Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved