Sambut Hari Merdeka, Sepatu Basket Dalam Negeri Rilis Edisi Merah-Putih, Diproduksi 1945 Pasang

Sepatu AZA 6 edisi ”Hari Merdeka” ini diproduksi sangat terbatas, hanya 1.945 pasang.

Sambut Hari Merdeka, Sepatu Basket Dalam Negeri Rilis Edisi Merah-Putih, Diproduksi 1945 Pasang
Istimewa
Kolaborasi antara DBL Indonesia dan produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya, Ardiles merilis sepatu AZA 6 dengan colorway terbaru; Merah-Putih. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bulan Agustus selalu jadi momen spesial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Euforia menyambut perayaaan kemerdekaan RI terpancar hangat di manapun. Lewat pernak-pernik berwarna merah dan putih menghiasi setiap sudut negeri ini.  Kolaborasi antara DBL Indonesia dan produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya, Ardiles, juga menyambut momen ini dengan cara spesial sekaligus unik. Merilis sepatu AZA 6 dengan colorway terbaru; Merah-Putih. 

Sepatu AZA 6 edisi ”Hari Merdeka” ini diproduksi sangat terbatas, hanya 1.945 pasang. Rilis serta penjualan perdana produk eksklusif ini dilakukan secara spesial pula. Tepatnya pada hari Senin, 12 Agustus 2019, pukul 17.08 WIB di DBL Store, Pakuwon Mall Surabaya. 

AZA 6 adalah sepatu basket produksi dalam negeri yang memiliki kualitas tinggi dengan harga terjangkau.  Pada awal Januari 2019 lalu, varian pertama dengan warna dominan hitam  dibalut emas telah dirilis dan mendapat respons luar biasa dari puluhan ribu anak muda di tanah air. AZA 6 tidak lain evolusi dari edisi sebelumnya, AZA 5, yang telah diluncurkan pengujung 2017 lalu. Produk ini mendapat respons positif, termasuk dari Presiden Joko Widodo.

Perubahan drastis dilakukan pada AZA 6 edisi ”Hari Merdeka”. Dari sisi tampilan,  merah menyala dipilih sebagai warna utama dipadukan dengan corak putih. Warna merah-putih merupakan penghormatan atas jasa bagi mereka yang gugur dalam pertempuran memperjuangkan kemerdekaan RI. Tetesan darah mereka terwakilkan dari merah menyala. Sementara suci jiwa dan pengorbanan mereka tertuang pada ornamen putih di sekujur sepatu. Padanan merah-putih tersebut berlanjut hingga tali sepatu yang bagian ujungnya juga diberi aksesori berwarna perak untuk menambah kesan mewah.

Di bagian samping, terdapat ornamen bertuliskan “17-8-45 Independence”. Makna mendalam ada di balik bagian tersebut. Pada tanggal itulah puncak dari segala perayaan di bulan Agustus. Proklamasi Kemerdekaan menandai langkah pertama Indonesia sebagai suatu entitas berdaulat di dunia internasional. Lepas dari kungkungan para penjajah.

Sebagai sepatu produk kebanggaan dalam negeri, nuansa Indonesia makin ditegaskan oleh AZA 6 edisi ”Hari Merdeka” ini. Melalui siluet peta barisan pulau-pulau nusantara yang terpampang di samping kanan, kiri, dan depan untuk menggambarkan keberagaman Indonesia. 

”Kota Surabaya sengaja ditempatkan sebagai pusat penggambaran (bagian depan). Karena di sanalah liga basket pelajar terbesar tanah air, Honda Developmental Basketball League (DBL) dimulai pada 2004 lalu,” terang Azrul Ananda, CEO dan Founder DBL Indonesia.

Konsisten digelar selama 16 tahun terakhir, Honda DBL kini melanglangbuana ke-30 kota di 22 provinsi. Dari Aceh hingga Papua. Liga ini (Honda DBL) lebih dari sekadar kompetisi basket, namun telah menjadi tempat membuncahnya semangat jutaan anak muda untuk belajar prinsip kerja keras menggapai impian.

Walau baru dirilis pada 12 Agustus nanti, AZA 6 edisi ”Hari Merdeka” ini telah banjir tanggapan positif. Akun instagram DBL Store (@dblstore) telah mengunggah beberapa foto dan video promosi AZA 6 Hari Merdeka dalam kurun seminggu terakhir. Tanggapan positif hadir dari warganet yang dicurahkan di kolom komentar. Mereka menyambutnya dengan rasa penasaran dan antusiasme tinggi. Apalagi, produk kebanggaan dalam negeri ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 450.817,-. (*)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved