Berita Pamekasan

Melestarikan Tari Topeng Gethak, Sanggar Mekkas Laras Pemekasan Memberikan Pelatihan dari Pakar

Konon tarian ini berkembang di kalangan para bangsawan dan sudah ada sebelum kemerdekaan sejalan dengan kesenian ludruk di Jawa.

Melestarikan Tari Topeng Gethak, Sanggar Mekkas Laras Pemekasan Memberikan Pelatihan dari Pakar
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Anak asuh Suparto usai membawakan tarian Topeng Gethak berbaring di pasir, Rabu (7/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Beberapa jenis tarian khas daerah di Kabupaten Pamekasan ada yang hampir jarang dilestarikan atau dipentaskan. Salah satunya yakni Tari Topeng Gethak.

Tari Topeng Gethak merupakan satu di antara tari tradisional yang menjadi bagian dari seni pertunjukan Ludruk Sandur di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Seni pertunjukan Ludruk Sandur atau kesenian Sandur merupakan jenis kesenian rakyat yang paling banyak digemari di Kabupaten Pamekasan.

Kesenian Sandur selalu hadir dalam setiap acara seperti pesta perkawinan, khitanan dan lain-lain.

Maka tak heran semua masyarakat di wilayah Pamekasan mengenal kesenian ini.

Dalam pertunjukan Ludruk Sandur, Tari Topeng Gethak hadir sebagai pembuka pertunjukan kesenian tersebut.

Untuk tetap melestarikan tarian Topeng Gethak, Sanggar Mekkas Laras Pemekasan memberikan pelatihan bagi para penari yang berlanjut hingga saat ini.

Pelatihan tarian itu langsung diampu oleh pakar penari Topeng Gethak yaitu Suparto dengan H. Parso.

Suparto mengatakan, Tari Topeng Gethak, para penarinya menggunakan topeng sesuai dengan namanya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved