Langgar Batas Kecepatan di Tol Malang-Pandaan, Denda Rp500 Ribu Menanti

Denda maksimal Rp500 ribu menanti para pengguna jalan Tol Malang Pandaan yang melaju melebihi batas kecepatan yang diperbolehkan.

Langgar Batas Kecepatan di Tol Malang-Pandaan, Denda Rp500 Ribu Menanti
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Ilustrasi penggunaan speed gun oleh polisi di jalan tol. 

SURYA.co.id | MALANG - Satuan PJR Polda Jawa Timur terus melakukan operasi di jalan tol guna menekan angka kecelakaan. Baru-baru ini, mereka menggunakan alat yang dinamai speed gun untuk menindak pengendara bandel.

"Jadi angka kecelakaan di jalan tol ini salah satunya karena kecepatan. Supaya bisa dikurangi, maka kami lakukan operasi menggunakan speed gun," tutur Kasat PJR Polda Jawa Timur, AKBP Bambang S Wibowo, Rabu (7/8/2019).

Menurut Bambang, operasi menggunakan speed gun ini dilakukan diseluruh jalan tol yang ada di Jawa Timur, termasuk Tol Pandaan-Malang. Jika ada kendaraan yang dinilai terlalu kencang, petugas bakal menembakkan peluru speed untuk mengetahui kecepatan sebenarnya.

Data terkait kecepatan itu, nantinya ditampilkan di drop box yang terinstall di ponsel android milik masing-masing anggota.

"Jadi pengendara tidak bisa mengelak karena kecepatannya sudah terekam," ucapnya.

Biasanya kata Bambang, proses tilang dilakukan setelah kendaraan keluar pintu tol. Pembayaran denda menggunakan e-banking atau mobile banking.

"Tapi bukan kewajiban karena ada pilihan mengikuti sidang tilang," ucapnya.

Bambang mengatakan besaran denda yang wajib di bayarkan oleh pengendara mengikuti UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 287 (5) jo pasal 106 (4) huruf g atau pasal 115 huruf a. Dalam pasal itu disebutkan pelanggaran batas kecepatan dikenakan denda maksimal Rp500 ribu.

Hasil uji laik fungsi tol Pandaan-Malang memutuskan ambang batas kecepatan minimum adalah 60 km/jam dan maksimum 80 km/jam.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved