Berita Pamekasan

DKPP Pamekasan Sebar Edaran Larangan Pemotongan Sapi Betina Jadi Hewan Kurban Idul Adha 2019

DKPP Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melarang masyarakat memotong sapi betina produktif untuk dijadikan hewan kurban saat Idul Adha 2019

DKPP Pamekasan Sebar Edaran Larangan Pemotongan Sapi Betina Jadi Hewan Kurban Idul Adha 2019
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Pedagang hewan kurban di Pasar Keppo Pamekasan, Jumat (2/7/2019). 

SURYa.co.id | PAMEKASAN - Jelang Hari Raya Idul Adha 2019, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melarang masyarakat memotong sapi betina produktif untuk dijadikan hewan kurban saat Idul Adha 2019.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Pamekasan, Lilik, mengatakan pihaknya sudah mengirim surat edaran kepada sejumlah peternak hewan sapi di Pamekasan terkait pelarangan tersebut, sekaligus cara memilih hewan kurban yang baik dan benar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyembelih hewan kurban sapi betina produktif,” kata Lilik, Rabu (7/8/2019).

Lilik menuturkan pihaknya bukan hanya mengirim surat ke masing-masing wilayah untuk menghindari pemotongan sapi betina produktif, tapi juga menyebarkan brosur ke masing-masing penyuluh dan mantri hewan, agar disampaikan kepada para peternak dan masyarakat.

Larangan memotong sapi betina produktif itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4), yang berbunyi setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif.

Sedangkan di Pasal 86, diatur tentang sanksi pidana kurungan penjara bagi yang menyembeli paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 100 - Rp 300 juta.

“Sebenarnya larangan memotong sapi betina produktif itu, bukan kali ini saja, akan tetapi sudah diberlakukan sejak dulu. Namun, kami tetap harus terus mengingatkan,” pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved