Berita Kediri

Asosiasi Casting Indonesia Prihatin Kasus Penipuan Berkedok Casting Sinetron Sajadah Cinta di Kediri

Sanca Khatulistiwa dari Asosiasi Casting Indonesia (ACI) prihatin dengan penipuan berkedok syuting Sinetron Sajadah Cinta di Kediri.

Asosiasi Casting Indonesia Prihatin Kasus Penipuan Berkedok Casting Sinetron Sajadah Cinta di Kediri
surya/didik mashudi
Sanca Khatulistiwa dari Asosiasi Casting Indonesia (ACI) saat acara dialog dengan tema Sosialisasi Casting dan Acting Dunia Perfilman di Kedai Expo Kota Kediri, Rabu (7/8/2019), 

SURYA.co.id | KEDIRI - Sanca Khatulistiwa dari Asosiasi Casting Indonesia (ACI) prihatin dengan adanya penipuan berkedok syuting Sinetron Sajadah Cinta. Kasus penipuan berkedok syuting Sinetron Sajadah Cinta memakan korban sekitar 25 orang artis lokal di Kediri dengan total kerugian Rp 280 juta.

Di acara dialog dengan tema Sosialisasi Casting dan Acting Dunia Perfilman di Kedai Expo Kota Kediri, Rabu (7/8/2019), Sanca mengaku sangat prihatin dengan peristiwa penipuan yang mengakibatkan kerugian materiil dan moril korbannya. Apalagi korbannya bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak.

Apalagi, puluhan korban yang dijanjikan menjadi bintang dalam sinetron Sajadah Cinta sempat diarak keliling Kota Kediri untuk kegiatan promo sinetron. Tersangka kasus penipuan Robby Sudarsono alias Bang Jay (52) menjanjikan kepada korbannya serial sinetron bakal tayang pada dua TV nasional.

"Karena kejadian yang menimpa teman-teman di Kediri kami perlu sosialisasi bagaimana proses casting," kata Sanca.

Sanca menyebut apapun bentuknya casting, seperti audisi dan pencarian bakat tidak ada proses yang berbayar.

"Pernah ada kejadian casting dengan membeli formulir yang membayar Rp 100.000 sampai Rp 350.000," ungkapnya.

Namun yang terjadi di Asosiasi Casting Indonesia casting dengan membeli formulir tidak pernah diberlakukan, karena yang terjadi dalam casting sama dengan melamar pekerjaan.

"Apabila terpilih malah akan dibayar, bukan membayar," jelasnya.

Namun ada juga kedok casting yang gratis, tapi disertai dengan embel-embel pelatihan yang berbayar untuk keperluan macam-macam seperti membeli baju dan kostum.

Sanca menegaskan kalau masih casting tidak berbayar sama sekali.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved