Tergoda Brankas yang Tak Terkunci, Satpam Curi Uang Rp18 Juta di Tempatnya Kerja

Dwi Reza tergoda pada brankas tak terkunci di perusahaan tempatnya bekerja. Dengan cepat dia mengambil uang Rp18 juta di dalam brankas itu.

Tergoda Brankas yang Tak Terkunci, Satpam Curi Uang Rp18 Juta di Tempatnya Kerja
tribun jatim/kukuh kurniawan
Pelaku beserta barang bukti brankas milik perusahaan saat diperiksa di Mapolsek Waru, Selasa (6/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Berdalih butuh uang untuk melunasi utang, seorang satpam nekat mencuri uang di perusahaan tempatnya bekerja, PT Kartarajasa Raya di Jalan Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Pelaku yang bernama Dwi Reza (32), warga Kecamatan Sedati Sidoarjo itu mengembat uang sebanyak Rp18 juta dari brankas perusahaan.

Kapolsek Waru, Kompol Saibani mengatakan kejadian pencurian tersebut terjadi pada Rabu, (24/7/2019).

"Kejadian tersebut diketahui saat salah satu karyawan pabrik hendak masuk ke ruang kantor sekitar pukul 08.30. Saat masuk kerja, karyawan mendapati pintunya tertutup tapi dalam kondisi tak terkunci," ujarnya, Selasa (6/8/2019).

Kemudian karyawan itu masuk ke dalam ruangan dan memeriksa lemari penyimpanan uang.

"Ternyata uang yang ada di dalam brankas senilai Rp 18 juta telah raib. Karyawan itu kemudian segera melaporkan kejadian itu ke polisi," tambahnya.

Unit Reskrim Polsek Waru langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi yang ada.

Diduga ada orang dalam yang terlibat, sehingga polisi memutuskan langsung melakukan pemeriksaan terhadap empat satpam yang saat itu jaga malam.

"Akhirnya terungkap bahwa salah satu satpam yang bernama Dwi Reza melakukan pencurian. Dan pelaku sendiri mengakui perbuatannya," jelasnya.

Saibani menerangkan, dari hasil pemeriksaan diketahui kejadian tersebut murni tanpa perencaaan.

Niat pelaku untuk mencuri muncul karena saat melakukan pengecekan ruangan pada malam hari sembari hendak ke toilet untuk buang air kecil melihat ruangan yang ada brankasnya tersebut tak terkunci. Sedangkan kondisi brankasnya juga sama sama tak terkunci.

"Melihat peluang tersebut, pelaku langsung mengambil uang secepat mungkin. Meski saat itu ada tiga petugas keamanan lainnya sedang berjaga," bebernya.

Diketahui, pelaku nekat melakukan hal tersebut untuk melunasi utang serta membeli handphone baru.

"Tersangka saat ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dan terancam pasal 362 KUHP," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved