Mau Serius Ikut Pilwali Surabaya, Pelawak Djadi Galajapo Berharap Bisa Jadi Pendamping Ahok BTP

Pelawak Djadi Galajapo mengaku serius ingin maju dalam Pilwali Surabaya 2020. Dia juga ingin berpasangan dengan Ahok BTP memimpin Surabaya.

Mau Serius Ikut Pilwali Surabaya, Pelawak Djadi Galajapo Berharap Bisa Jadi Pendamping Ahok BTP
SURYA/PRAMUDITO
(foto dok) Djadi Galajapo saat memberikan semangat pada santri-santrinya di Padepokan NU Monggo Eling Pancasila. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelawak Djadi Galajapo menyatakan keseriusannya untuk maju Calon Wakil Wali Kota Surabaya dalam Pilkada 2020.

Djadi berharap bisa menjadi pasangan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang juga diisukan akan maju sebagai Calon Wali Kota Surabaya.

Djadi menilai, BTP adalah sosok yang bisa meneruskan tonggak kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang dinilai sukses memimpin Surabaya.

"Maka sering saya katakan yang mimpin harus sekaliber Risma atau sekaliber Ahok. Ini Surabaya gak bisa dibuat main-main. Harus punya keberanian, ketegasan, kepintaran dan kecerdasan," ujarnya saat ditemui di sela aksi depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (6/8/2019).

Djadi sendiri mengatakan pihaknya sudah menjadi 'Teman Ahok'  sejak Pilkada DKI Jakarta.

"Saya ada di kubu Teman Ahok. Bagi saya Ahok putra terbaik bangsa. Maka saatnya sang pahlawan memimpin Kota Pahlawan," tegasnya.

Selama ini, Djadi memang belum berkomunikasi dengan dengan Ahok BTP terkait rencananya tersebut, bahkan dia mengaku belum pernah ketemu langsung sama sekali dengan BTP.

Ia pun berjanji jika bisa bertemu dengan BTP dan berkenan jadi Wali Kota Surabaya, maka ia akan memberikan cincin miliknya.

"Cincin dari Presiden Jokowi yang saya terima saya berikan ke beliau (BTP). Saya terima cincin penghargaan 100 lebih donor darah. Kalau beliau berkenan jadi Wali Kota Surabaya. Kalau tidak kita melirik kepada (sosok) yang lain," jelas Djadi.

Saat ini Djadi mengaku masih fokus untuk gencar mensosialisasikan niatnya maju sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.

"Jadi sosialisasi di berbagai acara saya ketika saya ceramah. Atau ada undangan saya diberi kesempatan sosialisasi. Agar masyarakat tidak bingung. Sebetulnya 5 tahun lalu sudah. Cuma dulu dicegah Bu Risma, kali ini Bu Risma tidak mencegah," ungkap Djadi.

"Sementara saya tahap sosialisasi. Saya tidak melirik ke independent," pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved