Berita Sidoarjo

Gelontor Dana ke Desa Atasi Sampah di Sidoarjo, Ketua DPRD Berharap Desa Punya TPS dan Armada Angkut

Sebelumnya Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setyawan mengakui bahwa jumlah TPST (tempat pengelolaan sampah terpadu) masih sangat kurang.

Gelontor Dana ke Desa Atasi Sampah di Sidoarjo, Ketua DPRD Berharap Desa Punya TPS dan Armada Angkut
SURYA.co.id/M Taufik
Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan. Wawan, panggilan akrab Sullamul Hadi Nurmawan menggagas agar desa digelontor dana untuk pembuatan tempat sampah berikut armada pengangkutnya. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sampah benar-benar menjadi persoalan tak kunjung terselesaikan di Sidoarjo. Selain terus menumpuknya sampah di sejumlah sungai, juga kerap terlihat banyak sampah berserakan di pinggir-pinggir jalan.

Keluhan tentang sampah juga hampir setiap hari muncul di berbagai media sosial di Kota Delta,  termasuk aduan ke dewan, dan sejumlah pihak lainnya.

"Ya, masalah sampah memang kerap kali dkkeluhkan. Harusnya pemerintah bisa lebih serius dalam urusan ini," jawab Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan saat ditanya Surya.co.id tentang perosalan itu, Selasa (6/8/2019).

Menurutnya, ada tiga persoalan utama yang harus digenjot oleh pemerintah dalam penanganan sampah di Sidoarjo. Pertama dengan terus mengedukasi masyarakat tentang kesadaran tidak membuang sampah sembarangan.

"Kedua, harus segera dibangun tempat penampungan sementara di setiap desa. Tentunya, dalam hal ini butuh pengucuran dana ke desa," sambung politisi PKB tersebut.

Ketiga adalah penyediaan alat pengangkut sampah untuk mengambil sampah yang sudah ditampung di desa-desa.

"Untuk TPA (tempat pembuangan akhir) kami rasa tidak ada masalah. Karena tahun depan Sanitari Landfil sudah mulai dioperasikan," urai Wawan, panggilan Sullamul Hadi Nurmawan.

Jadi, ditegaskan dia, yang sangat penting dilakukan pemerintah sekarang ini adalah menggelontorkan dana ke desa-desa untuk membangun tempat penampungan sementara dan pengadaan alat pengangkutnya.

Dengan proses edukasi masyarakat yang terus berjalan, diyakini upaya itu bakal meminimalisir persoalan sampah di Kota Delta.

"Dan itu harus cepat. Karena semakin hari, jumlah penduduk juga terus meningkat dan volume sampah pun terus bertambah," tukasnya.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved