Berita Jember

Relawan WCDI Sigap Bersihkan Sampah, Bupati Faida Disebut Puas dengan Kerja Alat Road Sweeper

Di tengah pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC)-18, ada satu aktivitas yakni keberadaan alat penyapu sampah di jalan (road sweeper).

Relawan WCDI Sigap Bersihkan Sampah, Bupati Faida Disebut Puas dengan Kerja Alat Road Sweeper
SURYAOnline/sri wahyunik
Bupati Jember Faida mengamai cara kerja alat penyapu sampah di jalan (road sweeper) di sekitar pendapa Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Senin (5/8/2019). 

SURYA.co.id |JEMBER -  Di tengah keriuhan pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC)-18, ada satu aktivitas yang luput dari mata media yakni keberadaan alat penyapu sampah di jalan (road sweeper). Road sweeper itu ditempatkan di area sekitar Pendapa Wahyawibawagraha dan di depan panggung VIP. Ada sebuah mesin penyapu sampah yang dioperasionalkan seorang pria.

“Ibu Bupati cukup puas dengan hasilnya, karena lebih cepat membersihkan dan bisa langsung ditampung bak sampah,” kata Yusak Nugroho, manajer operasional perusahaan penyedia road sweeper, Senin (5/8/2019).

Yusak menambahkan Bupati Jember Faida menyaksikan langsung percobaan road sweeper itu di area paving atau lahan parkir Masjid Al Baitul Amien Jember.

Ia juga menjelaskan, pengunaan alat ini pertama kalinya dilakukan di Jember, karena ada permintaan untuk turut membersihkan jalan usai pagelaran JFC-18. Area yang disapu yakni area pendapa dan depan panggung VIP JFC.

“Kebetulan karena banyak lalu lintas, jadi kami hanya di sekitar pendapa dan di depan panggung VIP. Kami enggak bisa kemana-mana karena lalu lintas,” jelasnya.

Mesin pembersih yang digunakannya di Jember, lanjutnya, adalah mesin 100 persen elektrik. Mesin penyapu jalan ini sesuai dengan motto Indonesia yaitu go green, bebas polusi dan tanpa bahan bakar serta ramah lingkungan. Menurut Yusak tingkat kebisingannya pun rendah sekali, sekitar 63 desibel.

Cara kerjanya, jelas Yusak, sapu di kiri – kanan mesin untuk mengumpulkan sampah ke bagian tengah. Di tengah ada vacum yang menyedot sampah, kemudian menampung sampah itu di bak sampah yang ada di bagian belakang.

Mesin yang berupa kendaraan ini juga dilengkapi kamera. Ada kamera depan untuk melihat sampah di depan. Sedangkan kamera belakang untuk melihat hasil penyapuan, pengontrol debu, air, dan lampu rotator.

Selain road sweeper itu, ada juga relawan dari World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Jember yang membantu membersihkan sampah selama rangkaian JFC-18 digelar.

Dari pantauan Surya, relawan itu membawa kantong besar untuk menampung sampah di seputaran lokasi JFC di ALun-Alun Jember. Mereka berkeliling di sekitar alun-alun, dan lokasi pameran JFC berlangsung untuk mengambil sampah.

Tahun ini merupakan kali pertama keterlibatan WCDI turut membersihkan sampah di perhelatan JFC. Ada 103 relawan WCDI terlibat dalam aksi sosial itu. WCDI Jember baru terbentuk tahun 2018.

Selain kedua pihak di atas, tentunya petugas pasukan kuning dari Dinas Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Kabupaten Jember yang membersihkan sampah selama perhelatan JFC berlangsung.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved