Kongres PDI Perjuangan di Bali

Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar Sebelum ke Lokasi Kongres PDIP di Bali

Ziarah ke Makam Bung Karno ini sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar PDIP tiap ada momentum penting

Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar Sebelum ke Lokasi Kongres PDIP di Bali
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri saat keluar dari kawasan pusara Bung Karno, Senin (5/8/2019). 

SURYA.co.id | BLITAR - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, Senin (5/8/2019).

Megawati nyekar ke makam Proklamator sekaligus ayahnya menjelang pelaksanaan Kongres PDIP pada 8-10 Agustus 2019 di Bali.

Megawati tiba di kompleks Makam Bung Karno, sekitar pukul 13.40 WIB. Megawati terlihat mengenakan kemeja warna putih dipadu rompi warna hitam dan celana jins warna biru.

Megawati didampingi sejumlah pengurus DPP PDIP dan DPD PDIP Provinsi Jatim. Sejumlah kepala daerah dari PDIP juga terlihat ikut mendampingi Megawati ziarah ke Makam Bung Karno.

Sejumlah pengurus DPP PDIP yang ikut mendampingi Megawati, yaitu, Idham Samawi, Eriko S, Nusyirwan, Mindo Sianipar, Andre Parera dan Sukur Nababan. Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah dan mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat juga ikut di rombongan Megawati.

Kedatangan rombongan Megawati disambut Plt Wali Kota Blitar, Santoso dan Bupati Blitar, Rijanto.

Selain itu, Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim dan Ketua DPC PDI Kabupaten Blitar, Marhaenis Urip Widodo juga ada di lokasi.

Sesampai di lokasi, Megawati langsung menuju ke pusara Bung Karno. Sejumlah awak media yang menunggu kedatangan Megawati tidak diperbolehkan masuk, petugas menutup pintu pagar masuk ke kawasan makam Bung Karno.

Awak media hanya mengambil foto dan video dari luar pagar kawasan pusara Bung Karno.

Usai nyekar di Makam Bung Karno, rombongan Megawati langsung bertolak ke Malang dan selanjutnya naik pesawat menuju ke Denpasar, Bali.

Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah mengatakan ziarah ke Makam Bung Karno ini sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar PDIP tiap ada momentum penting. PDIP akan melaksanakan kongres pada 8-10 Agustus 2019 di Bali.

"Sebelum menuju ke lokasi kongres di Bali, Bu Megawati ziarah ke Makam Bung Karno. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi bagi keluarga besar PDIP tiap akan ada momen penting," kata Basarah.

Dikatakannya, PDIP sudah membaiat diri menjadi partai yang konsisten memperjuangkan ajaran-ajaran Bung Karno. Untuk itu, setiap menjelang kegiatan penting partai, pengurus PDIP selalu ziarah ke Makam Bung Karno.

Basarah juga menyinggung soal agenda kongres PDIP di Bali. Menurutnya, kongres itu dilaksanakan hanya untuk menetapkan kembali Megawati sebagai ketua umum PDIP untuk periode 2019-2024.

Sebab, hasil konferensi tingkat cabang juga sudah menetapkan Megawati untuk memimpin kembali PDIP di periode berikutnya.

"Posisi kongres hanya untuk menetapkan kembali Bu Megawati menjadi ketua umum PDIP periode 2019-2024," ujarnya.

Untuk penyusunan kepengurusan partai, kata Basarah, menjadi hak prerogatif ketua umum. Apakah nanti perlu dibentuk ketua harian maupun wakil ketua umum, itu menjadi wewenang ketua umum.

"Nanti dilihat saja dari hasil kongres selama tiga hari di Bali," katanya.

Menurut Basarah, pelaksanaan kongres PDIP ini memang dipercepat. Alasannya, PDIP menyesuaikan dengan agenda nasional. PDIP juga harus segera melakukan konsolidasi untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

"Kami mengikuti agenda nasional. Pelaksanaan Pemilu 2019 sudah selesai, kami harus segera konsolidasi untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved