Berita Surabaya

99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia, BPBD Jatim Gunakan Helikopter untuk Padamkan Api

Dari beberapa kasus, ketika citra panas terdeteksi lalu dipantau ke lapangan, tidak semuanya kebakaran hutan.

99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia, BPBD Jatim Gunakan Helikopter untuk Padamkan Api
surya.co.id/istimewa
Pemadaman kebakaran hutan menggunakan helikopter MI-8 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada 28 titik kebakaran yang terjadi di sejumlah daerah Jawa Timur dalam kurun waktu sepekan mulai 22 -28 Juli 2019.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Suban Wahyudiono mengungkapkan, 99 persen penyebab kebakaran termasuk kebakaran di hutan, karena ulah manusia.

"Bisa karena buang rokok sembarangan saat angin kencang, atau lainnya. Susah ditebak atau dicari, sekarang. Tetapi hasil kajian, 99 persen ulah manusia," katanya Suban, Senin (5/8/2019).

Suban melanjutkan saat ini BPBD Jatim memiliki alat pemantau titik panas (hotspot) dengan citra satelit yang bisa digunakan Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) BPBD Jatim untuk mendeteksi dini kebakaran hutan dengan alat itu.

Namun dari beberapa kasus, ketika citra panas terdeteksi lalu dipantau ke lapangan, tidak semuanya kebakaran hutan.

Ada juga yang berasal dari kegiatan warga setempat yang membakar lahan supaya siap ditanami.

Sedangkan untuk kebakaran hutan di Taman Hutan Raya Raden Soerjo yang wilayahnya berada di Gunung Arjuno-Welirang-Anjasmoro yang terjadi, Minggu (28/7/2019) lalu, sampai saat ini Suban belum bisa memastikan penyebabnya.

BPBD Jatim sebenarnya sudah berhasil memadamkan titik api pada Senin (29/7/2019).

Namun, karena hembusan angin kencang, kebakaran kembali terjadi.

Suban menjelaskan saat ini masih terdapat tujuh titik api di Gunung Arjuno dan enam titik api di Gunung Welirang.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved