Kamis, 7 Mei 2026

UPDATE Gempa Jakarta Malam Ini 2 Agustus 2019, Berkekuatan 7,4 SR dan Berpotensi Tsunami

UPDATE Gempa Jakarta Berkekuatan 7,4 SR dan Berpotensi Tsunami. Waspada tsunami untuk Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung.

Tayang:
Editor: Tri Mulyono
Youtube
UPDATE Gempa Jakarta Malam Ini 2 Agustus 2019, Berkekuatan 7,4 SR dan Berpotensi Tsunami 

Update gempa Jakarta

berkekuatan 7,4 SR dan

berpotensi terjadi tsunami

--------

SURYA. CO.ID, JAKARTA -  Gempa hari ini yang terasa di Jakarta bermagnitudo 7,4,  Jumat (2/8/2019).

Berpotensi tsunami.

Berdasarkan info BMKG, gempa berpusat di 147 km Barat Daya Sumur-Banten, dengan kedalaman 10 Km, pada pukul 19:03:21 WIB.

INFO BMKG Terjadi Gempa Bumi 7,4 SR Berpusat di Barat Daya Banten dengan Kedalaman 10 km

INFO GEMPA Guncang Jakarta Malam ini Jumat 2 Agustus 2018, Warga Berhamburan

Gempa berkekuatan 7,4 juga terasa di Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung.

Dilansir dari rilis pers BMKG, peringatan tsunami dirilis untuk kawasan Banten, Bengkulu, Jawa Barat, dan Lampung. 

Laporan Tribunnews.com (grup Surya.co.id), warga berhamburan ke luar rumah dan gedung perkantoran saat gempa terjadi.

Pengunjung pusat perbelanjaan Tamini Square, TMII, Jakarta Timur, juga berhamburan.

Berdasarkan pantauan KOMPAS.com (grup Surya.co.id), warga yang sedang berada di pusat perbelanjaan tersebut keluar dengan terburu-buru dan langsung berkumpul di halaman gedung.

Beberapa di antara mereka juga terlihat langsung menghubungi sanak saudaranya untuk menginformasikan gempa tersebut.

Getaran gempa yang dirasakan cukup besar sehingga membuat pengunjung berhamburan keluar.

Namun banyak juga di antara mereka yang tidak merasakan adanya gempa tersebut karena kesibukan masing-masing.

"Saya tadi lagi telepon, tiba-tiba meja bergetar, kaki getar. Goyangannya keras," ujar Ilham (51), salah satu pengunjung di Tamini Square.

Saat gempa terjadi, katanya, Ilham tengah berada di lantai 2 gedung Tamini Square.

Ia yang sedang bersama anaknya pun langsung turun dengan menggunakan eskalator ketika gempa terjadi.

Hal yang sama juga dirasakan Anita (27).

Anita yang saat itu tengah makan di salah satu restoran cepat saji di Tamini Square, langsung meninggalkan makanannya yang masih tersisa.

"Saya lagi makan, untung udah mau selesai. Pas merasakan guncangan sempat diam dulu untuk memastikan, pas lihat pintu goyang-goyang saya langsung lari keluar," kata dia.

Anita mengaku terkejut ketika melihat orang lain juga berhamburan keluar gedung tersebut.

Ia pun langsung menelepon orang tuanya untuk memastikan keadaan mereka.

"Untung tidak apa-apa sih, tapi kaget aja," ujar dia.

Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan:

(Kota/ Kabupaten (Provinsi) - Status Peringatan)

• PANDEGLANG BAGIAN SELATAN (BANTEN) - SIAGA

• PANDEGLANG PULAU PANAITAN (BANTEN) - SIAGA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN (LAMPUNG) - SIAGA

• PANDEGLANG BAGIAN UTARA (BANTEN) - WASPADA

• LEBAK (BANTEN) - WASPADA

• TANGGAMUS PULAU TABUAN (LAMPUNG) - WASPADA

• SUKABUMI UJUNG-GENTENG (JABAR) - WASPADA

• TANGGAMUS BAGIAN TIMUR (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH (LAMPUNG) - WASPADA

• LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA (LAMPUNG) - WASPADA

• BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO (BENGKULU) - WASPADA

• KAUR (BENGKULU) - WASPADA

• LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU (LAMPUNG) - WASPADA

• BENGKULU-SELATAN (BENGKULU) - WASPADA

• SERANG BAGIAN BARAT (BANTEN) - WASPADA

• SELUMA (BENGKULU) - WASPADA h

Skala Gempa

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved