Berita Gresik

Produksi Melimpah, Petrokimia Gresik Agresif Tingkatkan Ekspor Pupuk Urea

Produksi melimpah, PT Petrokimia Gresik (PG) kembali ekspor pupuk urea berbagai negara.

Produksi Melimpah, Petrokimia Gresik Agresif Tingkatkan Ekspor Pupuk Urea
surya/sugiyono
Kegiatan bongkar muat pupuk di pelabuhan khusus PT Petrokimia Gresik, Jumat (28/6/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - PT Petrokimia Gresik (PG), kembali ekspor pupuk urea berbagai negara. Jumlah ekspor pupuk Urea sampai saat ini terus meningkat dari tahun ke tahun mencapai 202 ribu ton.

Direktur Utama (Dirut) PG Rahmad Pribadi mengatakan bahwa produksi pupuk urea PG cukup melimpah. Hal ini terlihat setelah beroperasinya pabrik Amoniak-Urea II pada tahun 2018. Kapasitas pupuk urea PG meningkat dari 460 ribu ton menjadi sekitar 1 juta ton per tahun.

Menurut Rahmad, dalam ekspor pupuk urea nonsubsidi sangat meningkat, sehingga tidak menggangu kebutuhan pupuk di dalam negeri. Namun, harga pupuk urea di luar negeri masih relatif rendah, sehingga harus bisa bersaing.

Di tengah tingginya pasokan Urea dan rendahnya harga Urea di pasar internasional, Petrokimia Gresik juga mampu bersaing hingga melakukan ekspor ke beberapa negara, kata Rahmad, Jumat (2/8/2019).

Tujuan berbagai negara tujuan ekspor yaitu India, Sri Lanka, Tiongkok, Filipina, dan sejumlah negara lainnya di Asia serta Afrika.

Dengan demikian, hingga Agustus 2019 kuantitas ekspor PG untuk Urea telah mencapai 202 ribu ton, pupuk NPS 80,8 ribu ton, dan pupuk ZK 3,35 ribu ton.

"Ke India sebanyak 45 ribu ton," imbuhnya.

Dari ekspor Urea ini merupakan bentuk komitmen PG untuk mendukung pemerintah dalam menjaga neraca perdagangan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saat ini kami sedang menjalankan program transformasi bisnis untuk mewujudkan diri sebagai produsen pupuk dan bahan kimia untuk solusi agroindustri. Salah satu inisiasi dalam program ini adalah melakukan penetrasi pasar pupuk komersil, baik di pasar domestik maupun mancanegara,” pungkasnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved