Sosok

Potret Nadya Valerie, Pasien Kanker Kelenjar Getah Bening, Tebar Semangat Lewat Channel YouTube

Sejak terdiagnosa kanker kelenjar getah bening atau limfoma pada April 2019, tak membuat Nadya Valerie menyerah pada penyakitnya

Potret Nadya Valerie, Pasien Kanker Kelenjar Getah Bening, Tebar Semangat Lewat Channel YouTube
TribunJatim.com/Hefty's Suud
Nadya Valerie (Nana) menggendong salah satu karakter We Bare Bears favoritnya, Pan-Pan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak terdiagnosa kanker kelenjar getah bening atau limfoma pada April 2019, tak membuat Nadya Valerie menyerah pada penyakitnya. Perempuan yang biasa disapa Nana ini tak menyalahkan siapapun, namun terus berupaya memberi kontribusi dan menebar semangat kepada orang lain dengan cara membagikan kisahnya melalui YouTube.

Nana mengaku sejak terkena penyakit tersebut ia harus berhenti dari pekerjaannya. Padahal, ia senang dengan pekerjaannya tersebut.

Kini, perempuan 23 tahun ini berusaha untuk tetap produktif, yakni membagikan kisahnya di channel YouTube Nadya Valerie. Channel YouTube Nana berisi konten video perjalanan pengobatan dirinya dan kini sudah memiliki 227.000 lebih subscribers.

Awal mula Nana terkenal saat mengunggah video ketika menggunduli rambutnya pasca kemoterapi kedua.

Seusai video itu, perempuan yang baru menyelesaikan studi S2 Kenotariatan di Universitas Airlangga ini kini disibukkan dengan beberapa endorse.

"Video yang aku menggunduli rambut itu kan yang jadi viral. Aku tak menyangka akan jadi begitu, dari sana juga jadi ada beberapa produk yang ingin endorse ke aku," kata penggemar Pan-Pan, We Bare Bears itu.

Produk yang sering endorse adalah produk pakaian.

Nana menerimanya bukan tanpa alasan.

Ia hanya berharap hidupnya dapat menjadi berkat dan menebar semangat untuk orang lain.

Endorse yang datang membuatnya senang, karena ia jadi punya aktivitas lain saat pergi ke Singapura untuk pengobatan kemoterapinya.

"Jadinya saat ke Singapura untuk kemo, aku sekalian foto buat endors. Waktu kemo kedua itu aku berangkat sudah pakai barang endorse semua," ujar Nana.

Menerima endorse dalam kedaan sakit juga menjadi tantangan baginya.

Namun, hal itu menjadi bukti bahwa ia masih tetap bisa produktif.

"Setelah kemo itu badan lemes banget kan ya. Tapi aku kadang sambil lemes sambil kepikiran endorse juga. Ini tantangannya, meski aku sangat menikmatinya juga," ujarnya bersambung tawa.

Penulis: Hefty's Suud
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved