Berita Kediri

Layanan Seks Menyimpang 2 Terapis & Tamu Terungkap saat Polisi Gerebek Sebuah Spa di Kediri

Dugaan kasus prostitusi di D-Glamour Spa & Massage Kabupaten Kediri berlangsung dramatis

Layanan Seks Menyimpang 2 Terapis & Tamu Terungkap saat Polisi Gerebek Sebuah Spa di Kediri
surya/didik mashudi
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal memperlihatkan Liyan Permana Putra selaku pemilik D-Glamour Spa & Massage kepada awak media, Jumat (2/8/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Dugaan kasus prostitusi di D-Glamour Spa & Massage Kabupaten Kediri berlangsung dramatis. Saat polisi menggrebek lokasi tersebut, ternyata sedang berlangsung aksi layanan seks menyimpang hubungan badan bertiga di kamar VIP.

Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal, mengatakan kasus ini diungkap dari informasi masyarakat tentang adanya praktik prostitusi yang diduga melibatkan anak-anak perempuan di bawah umur.

"Anak-anak yang masih di bawah umur ini dipekerjakan sebagai terapis," jelas Roni saat gelar rilis kasus perkara di Mapolres Kediri, Jumat (2/8/2019).

Tak Cuma Tawarkan Perawatan Tubuh, Spa DGlamour Kediri Sediakan Layanan Kencan Bertiga

Selanjutnya polisi melakukan penyelidikan dan ternyata benar ada praktik prostitusi yang melibatkan terapis anak-anak.

Petugas melakukan penggrebekan pada Selasa (30/7/ 2019 ) pukul 15.30 WIB.

Dari hasil penggrebekan didapati di dalam kamar VIP D-Glamor ada yang melakukan perilaku seksual menyimpang, yaitu seks bertiga dengan tamu pelanggan.

Tarif untuk layanan seks menyimpang ini Rp 500.000 per satu orang terapis.

Dua terapis yang ditemukan sedang melakukan layanan seks menyimpang itu melibatkan SB (17) dan ME (18).

Para terapis ini memberikan berbagai layanan seks dengan berbagai tarif.

"Paling mahal tarifnya Rp 500.000 untuk layanan seks menyimpang tersebut. Tarif itu di luar paket kamar atau room D-Glamour," ungkapnya.

Karena ditemukan aktivitas tindak prostitusi, selanjutnya para terapis dan pemilik panti pijat diamankan oleh petugas beserta barang buktinya.

Selanjutnya penyidik Unit PPA Polres Kediri menetapkan Liyan Permana Puyra (32) selaku pemilik D-Glamour Spa & Massage warga Perum Wilis Indah Kota Kediri sebagai tersangkanya.

Tersangka dikenakan Pasal 88 jo Pasal 761 UU R1 Nomor 35/2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

"Kami juga mengamankan berbagai barang bukti mulai dari catatan keuangan, uang tunai, hingga alat kontrasepsi," pungkasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved