Berita Bojonegoro

BPBD Bojonegoro Sebut 19 Kecamatan Alami Kekeringan, Ini yang Dipersiapkan

Pihak BPBD Bojonegoro juga sudah bersiaga menyiapkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

BPBD Bojonegoro Sebut 19 Kecamatan Alami Kekeringan, Ini yang Dipersiapkan
surya/m sudarsono
Lahan sawah di Bojonegoro terdampak kekeringan tepatnya di Desa Sumberjo Kidul, Kecamatan Sukosewu, Jumat (2/8/2019). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Musim kemarau telah melanda sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, setidaknya dari 28 kecamatan yang ada, belasan kecamatan terdampak kekeringan.

Sekretaris BPBD Bojonegoro, Nadhif Ulfia, mengatakan berdasarkan hasil pemetaan ada 19 kecamatan yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Di antaranya Kecamatan Temayang, Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kecamatan Ngraho, Kecamatan Kasiman, Kecamatan Bubulan, Kecamatan Ngambon, Kecamatan Tambakrejo.

Kemudian ada Kecamatan Sugihwaras, Kecamatan Purwosari, Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Kedungadem, Kecamatan Baureno, Kecamatan Dander, Kecamatan Trucuk, Kecamatan Malo, Kecamatan Kanor dan Kecamatan Margomulyo.

"Data per Juli ada 77 Desa di 19 kecamatan yang berpotensi alami kekeringan dari jumlah total 28 kecamatan," ujarnya dikonfirmasi, Jumat (2/8/2019)

Dia menjelaskan dari potensi tersebut tidak semua desa di setiap kecamatan terdampak, melainkan hanya beberapa saja.

Pihak BPBD juga sudah bersiaga menyiapkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Bahkan, droping air bersih ke beberapa daerah terdampak kekeringan juga sudah dilakukan karena memang ada yang mengirim meminta bantuan air bersih.

"Kami juga sudah droping air bersih ke daerah terdampak, seperti Desa Sumberjokidul Kecamatan Sukosewu dan lainnya," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved