Berita Sumenep

Sidang Kasus Tenggelamnya KM Arim Jaya Digelar di PN Sumenep, Ini Alasannya

Persidangan kasus tenggelamnya KM Arim Jaya digelar di Pengadilan Negeri Sumenep. Ini alasannya

Sidang Kasus Tenggelamnya KM Arim Jaya Digelar di PN Sumenep, Ini Alasannya
tribun jatim/syamsul arifin
Aspidum Kejati Jatim, Asep Maryono 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim memastikan persidangan kasus tenggelamnya KM Arim Jaya digelar di Pengadilan Negeri Sumenep.

Hal ini menyusul setelah berkas kasus tersebut telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Kami telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dari Polda Jatim. Dan hari ini juga penyidik Polda Jatim dan Jaksa Kejati melimpahkan tahap II serta menyerahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep," kata Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Asep Maryono, Kamis, (1/7/2019).

Asep menjelaskan, diserahkannya kasus ini ke Kejari Sumenep, lantaran banyak saksi-saksi yang berasal dari sana.

Tak hanya itu, Asep mengaku kalau locus delicti (tempat terjadinya tindak pidana) dari kasus ini terjadi di perairan Sumenep.

Sehingga pemberkasan kasus ini diserahkan ke Kejari Sumenep, dan persidangannya otomatis digelar di PN Sumenep.

Mantan Kepala Kejaksaan (Kajari) Deliserdang ini menambahkan, penentuan sidang kasus ini merujuk pada Pasal 184 ayat 2 KUHAP.

Dalam hal ini merujuk dan melihat saksi-saksinya lebih banyak dimana.

Sehingga itulah yang akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan digelarnya persidangan kasus KM Arim Jaya ini.

Dan pemberkasan perkara ini sepenuhnya ditangani Kejari Sumenep.

"Karena saksi-saksinya lebih banyak di sana, dan lokusnya juga disana (Sumenep). Otomatis nantinya akan disidangkan di PN Sumenep," tegasnya.

Seperti diberitakan, pada Senin (17/6/2019) KM Arim Jaya yang mengangkut rombongan pekerja dari Pulau Goa Goa, Kecamatan Raas, Sumenep menuju ke Kalianget.

Setelah sekitar 20 menit berlayar, terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi di bagian selatan Pulau Giliyang.

Akibatnya, kapal terbalik dan tenggelam di perairan Sumenep, sehingga menimbulkan korban. (Syamsul Arifin)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved