Berita Tulungagung

Begini Alasan Bappeda Tulungagung Soal DPRD Berang Pasar Hewan Rusak Sebelum Difungsikan

Bappeda Tulungagung mengatakan pihaknya hanya merencanakan dan mengawal pembangunan pasar hewan hingga menjadi APBD.

Begini Alasan Bappeda Tulungagung Soal DPRD Berang Pasar Hewan Rusak Sebelum Difungsikan
SURYA.co.id/David Yohanes
Pasar hewan terpadu, di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, sudah rusak padahal belum difungsikan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Komisi D DPRD Tulungagung berang seusai meninjau pembangunan pasar hewan terpadu, di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol. Pasar hewan yang digadang-gadang menggantikan pasar hewan lama justru rusak sebelum difungsikan.

Kabid Pembangunan Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tulungagung, Subianto, mengatakan, pihaknya hanya merencanakan dan mengawal hingga menjadi APBD.

"Setelah menjadi APBD, maka dinas teknis juga menyusun rencana teknis. Jadi sekarang ranahnya sudah dinas teknis," ucap Subinto, Kamis (1/8/2019) di Kantor DPRD Tulungagung.

DPRD Tulungagung Berang, Pasar Hewan Belum Difungsikan Tapi Sudah Rusak

Namun menurut Subianto, berdasar perencanaan yang sudah disusun, pasar ini seharusnya sudah beroperai pada 2019 ini.

Namun ternyata, ada sejumlah komponen yang belum dilengkapi.

Seperti timbangan sapi, tempat penurunan sapi, loket yang menyatu dengan tempat parkir, musala dan kios-kios di sisi samping pasar.

"Informasinya semua masih dalam proses lelang," sambung Subianto.

Bappeda kerap mengingatkan dinas teknis agar mengerjakan semua komponen yang belum diselesaikan.

Diakui Subianto, dalam perencanaan tidak dipatok, pasar ini harus mulai beroperasi pada bulan apa.

"Dalam perencanaan beroperasi 2019. Bulan apa terserah dinas teknis, mau cepat atau lambat," ujarnya.

Pengadaan komponen pelengkap ini masuk dalam proyek tahap tiga, dengan anggaran lebih dari Rp 3 miliar.

Sebenarnya jika seluruh komponen sudah siap, pasar belum sepenuhnya dioperasikan.

Sebab pohon-pohon perindang masih kecil, belum cukup menghalangi sinar matahari agar tidak menyiksa sapi.

Untuk mengantisipasi panas, area tambatan sapi akan dipasang paranet hingga nantinya pohon perindang berfungsi.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved