Jelang Pembentukan AKD, Gerindra se-Jatim Perkuat Komunikasi Politik

Partai Gerindra Jawa Timur mendorong Anggota legislatif (Aleg) DPRD terpilih se-Jawa Timur untuk dapat membangun komunikasi lintas sektoral

Jelang Pembentukan AKD, Gerindra se-Jatim Perkuat Komunikasi Politik
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Suasana pembekalan Anggota Legislatif Partai Gerindra untuk DPRD se-Jatim di Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Gerindra Jawa Timur mendorong Anggota legislatif (Aleg) DPRD terpilih se-Jawa Timur untuk dapat membangun komunikasi lintas sektoral agar dapat mempermudah lobi politik dalam mengamankan kepentingan rakyat.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jawa Timur, Ahmad Hadinuddin.

"Secara khusus, kami membekali para aleg terpilih demi memperkuat komunikasi politik," kata Hadinuddin kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Misalnya, dalam membangun komunikasi dengan partai lain dalam satu komisi di dewan baik provinsi, kabupaten, maupun kota. Pihaknya berharap para anggota dewan Gerindra tak lupa dengan tujuan dan cita-cita partai.

Pun demikian pula pola komunikasi dengan jajaran pejabat di eksekutif, Gerindra juga harus mengedepankan lobi politik yang bermuara pada kepentingan konstituen. "Dewan harus menjaga performa komunikasi baik dengan masyarakat maupun di depat pejabat daerah (eksekutif)," kata Hadinuddin.

Termasuk, dengan komunikasi politik melalui media massa. "Dewan harus mampu berbicara di depan media. Pemikiran dan gagasan harus tersalurkan dengan akurat. Termasuk, melalui media sosial," katanya.

Akhir pekan lalu, Sabtu (27/7/2019), Gerindra membekali para aleg terpilih terkait komunikasi politik. Satu di antara pematerinya adalah Gun Gun Heryanto, pakar komunikasi politik yang juga pengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Hadinuddin menjelaskan bahwa komunikasi politik menjadi modal utama aleg partai Gerindra. Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim ini menyebut agenda politik Gerindra terdekat adalah mengamankan jabatan di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di masing-masing daerah.

Di antaranya, pimpinan komisi, badan musyawarah, dan beberapa AKD lainnya. "Pembekalan komunikasi menjadi salah satu media untuk menyusun alat kelengkapan dewan. Sehingga, bisa ikut melakukan pemetaan di dalam meraih alat kelengkapan dewan," katanya.

Menurut Hadinuddin, Gerindra memiliki peluang untuk menduduki beberapa jabatan strategis di sejumlah daerah se-Jatim. Hal ini mempertimbangkan perolehan kursi yang meningkat berdasarkan hasil pemilu 2019.

Pada pemilu 2019, Gerindra di DPRD Kabupaten/Kota se-Jatim meraih 188 kursi atau meningkat 1 kursi dari pemilu sebelumnya. "Ada beberapa daerah yang meningkat, meskipun tidak semua," katanya tanpa merinci.

Pun dengan DPRD Jatim, Gerindra juga mengalami peningkatan. Dari yang sebelumnya meraih 13 kursi menjadi 15 kursi pada pemilu 2019.

Dengan perolehan tersebut, Gerindra berpeluang mendapatkan kursi Wakil Ketua DPRD Jatim, pimpinan komisi, hingga beberapa AKD lainnya. Pembentukan AKD rencananya akan dikakukan pasca pelantikan dewan pada akhir Agustus mendatang.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved