Berita Pamekasan

Guru SMKN 2 Pamekasan Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Duga Hal Ini Jadi Penyebab Kematian

Warga Perumahan Nyalabu, Pamekasan, digegerkan dengan penemuan mayat Eko Mulyono (58) seorang guru SMKN

Guru SMKN 2 Pamekasan Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Duga Hal Ini Jadi Penyebab Kematian
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana saat ditemukan penemuan mayat guru SMK yang meninggal di dalam rumahnya sendiri di Perumahan Nyalabu, Pamekasan, Rabu (31/7/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Warga Perumahan Nyalabu, Pamekasan, digegerkan dengan penemuan mayat, Rabu (31/7/2019). Penemuan mayat itu dengan identitas, Eko Mulyono (58) yang merupakan seorang Guru Elektronik di SMKN 2 Kabupaten Pamekasan.

Berdasar informasi yang dihimpun TribunMadura.com, penemuan mayat itu ditemukan meninggal dalam posisi telungkup di dalam rumahnya sendiri sekitar pukul 07.00 WIB. Eko Mulyono yang diketahui kelahiran Solo ini ditemukan meninggal oleh pembantunya sendiri.

Saat itu pembantunya sedang ingin melakukan bersih-bersih rumah di pagi hari, namun ia terkejut ternyata majikannya ditemukan meninggal dalam keadaan telungkup. Setelah itu, pembantunya memberitahu kepada tetangga setempat jika majikannya meninggal di ruang tamunya.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Hari Siswo Suwarno, mengatakan Eko Mulyono ditemukan meninggal di ruang tamu rumahnya.

Hari mengutarakan penyebab kematian korban diduga karena terkena penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Setelah diidentifikasi oleh pihak polisi dan pihak dokter maka korban diketahui terkena penyakit hipertensi," ujarnya.

Hari menyebut keluarga korban, baik anaknya maupun istrinya, semuanya sedang berada di Kota Bandung.

"Korban meninggal dalam ruangannya tanpa ada pihak keluarganya," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved