Berita Surabaya

Rasakan Manfaat Jargas PGN, Pengusaha Kuliner di Pucang Surabaya Bisa Hemat Gas Rp 2 Juta Per Bulan

Program pemerintah terhadap penggunaan jaringan gas (jargas) gas bumi untuk sumber energi dalam kegiatan rumah tangga, terus digalakkan

Rasakan Manfaat Jargas PGN, Pengusaha Kuliner di Pucang Surabaya Bisa Hemat Gas Rp 2 Juta Per Bulan
istimewa
Petugas PGN bersama Liswati, pengusaha kuliner di Pasar Pucang Anom Surabaya, saat mempersiapkan bahan dagangannya di rumah dengan menggunakan jargas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program pemerintah terhadap penggunaan jaringan gas (jargas) gas bumi untuk sumber energi dalam kegiatan rumah tangga, terus digalakkan. Apalagi terbukti, penggunaan gas bumi ini berhasil memberi nilai lebih pada masyarakat.

Salah satunya dirasakan oleh Liswati, pedagang rawon pecel di kawasan pasar Pucang Anom, kota Surabaya. Perempuan berusia 49 tahun itu, mengaku bisa menghemat energi bahan bakar untuk usaha kulinernya hingga Rp 2 juta per bulan.

"Dulu pertama jualan saya pakai kayu. Selanjutnya naik pakai minyak tanah. Kemudian musim pembagian gas elpiji melon, saya pakai gas elpiji 3 kilogram," cerita Liswati.

Kemudian saat ada pemasangan jargas, Liswati mendapatkan jatah.

Tak hanya untuk keperluan sehari-hari, ia juga memanfaatkan jargas ini sebagai energi untuk kegiatan usaha sekaligus kebutuhan sehari-harinya.

Diakui Liswati, dulu dia mengira bahwa gas elpiji di tabung dengan gas bumi pakai jargas itu sama.

Tapi setelah memakai, Liswati mengaku jargas lebih hemat dan aman.

"Hemat, karena dalam sebulan saya bisa habis sekitar Rp 5 juta hanya untuk bayar bahan bakar, tetapi setelah menggunakan gas bumi yang melalui pipa, tagihan sebulan hanya sekitar Rp 2,5 hingga Rp 2,9 juta per bulan. Sehingga dalam sebulan, saya bisa menghemat uang untuk bahan bakar sekitar Rp 2 juta," ungkap Liswati, yang memasak bahan jualannya di rumah kawasan Pucang Arjo.

Dengan adanya selisih biaya tersebut maka sisa uang bisa ia mengalokasikan untuk memenuhi kebutuhan yang lain atau ditabung.

"Dulu pada saat petugas PGN melakukan pemasangan, saya diajari agar sisa uang bahan bakar ini hendaknya saya tabung," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved