Breaking News:

Single Focus

Keran Air Siap Minum bagi Pengunjung Taman di Surabaya, Ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan

Taman-taman yang bertebaran di setiap sudut kota hingga penyediaan fasilitas gratis, salah satunya, penyediaan Keran Air Siap Minum (KASMI).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYAOnline/Sugiharto
Pengunjung memanfaatkan fasilitas keran air langsung minum PDAM Kota Surabaya di Taman Bungkul Surabaya, Jumat (26/7/2019). 

WARGA Kota Surabaya terus dimanjakan dengan berbagai fasilitas publik. Taman-taman yang bertebaran di setiap sudut kota hingga penyediaan fasilitas gratis di banyak tempat. Salah satunya, penyediaan Keran Air Siap Minum (KASM).

Air siap minum itu kini bertebaran di 30 tempat umum. Bersumber dari perusahaan daerah air minum (PDAM), air diolah khusus melalui penjernihan yang maksimal. Yaitu, melalui proses membran filter dan ultra violet.

Membran filter adalah proses penyaringan tingkat tinggi dalam instalasi dan jaringan air, sehingga air yang dihasilkan tidak saja bersih tetapi juga higienis.

Setelahnya melalui proses penyinaran ultraviolet terus-menerus tanpa henti, yang mampu membunuh setiap bakteri dalam air.

"Kami punya teknoliginya. Bahkan, kini sudah canggih sehingga hasilnya berupa air yang bisa langsung diminum. Sudah 30 station kami pasang air siap minum ini," kata Direktur PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman, Minggu (28/7).
Menurutnya, siap minum dan aman karena sudah tak lagi mengandung bakteri yang bisa berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi langsung.

"Dengan ultraviolet yang dikembangkan PDAM, penjernihan air ini dijamin aman dan sehat," kata Mujiaman.

Karena sehat dan aman inilah, PDAM bersama Pemkot Surabaya menyediakan fasilitas KASM di hampir semua fasilitas publik. Mulai taman, perkantoran, rusun, terminal, sekolah, hingga tempat ibadah.

Fasilitas KASM itu, lanjutnya, sudah dipasang bersamaan dengan terobosan Pemkot Surabaya membangun ratusan taman. Dimulai 2009, saat Taman Bungkul di Jl Raya Darmo makin dipadati pengunjung.

Selain Taman Bungkul, menyusul Taman Mundu juga dipasang fasilitas KASM ini. Kemudian fasilitas instalasi air siap minum itu diperluas hingga ke tempat-tempat lain. Setiap tahun, sejak 2009 itu, KSAM terus diperbanyak. Hingga 2018, ada 30 titik KASM yang sudah terpasang.

"Semua fasilitas ini dipasang bersamaan dengan jaringan pipa air yang ada di Surabaya," terangnya.
Terakhir, pemasangan fasilitas KASM di Gedung Siola dan Masjid Rahmat di Kembang Kuning. (Jumlah titik KASM lihat tabel -Red).

"Selain tempat umum, air siap minum itu sudah berjalan di Kampung Ngagel Tirto. Saat ini disiapkan ke perumahan-perumahan di Pakuwon," papar Mujiaman.

Namun, fasilitas KASM di perkampungan itu, berbayar. Berbeda dengan yang ada di 30 titik tempat umum. Setiap orang bebas mengambil air siap minum itu, kapan pun dan tanpa batas.

Kenapa PDAM perlu menyediakan fasilitas instalasi air siap minum itu? Mujiaman menuturkan, untuk meningkatkan kualitas air yang dihasilkan, selain membudayakan masyarakat akan kecintaan lingkungan.

"Mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan mengurangi pengunaan air minum dalam kemasan plastik. Botol plastik itu sampah yang berbahaya," tegasnya. (fai)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved