Sambang Kampung

Kampung Musiman yang Semarak Jelang Agustusan

Karena kampung ini sudah dikenal sebagai kampung bendera, jadi peluang diserbu konsumen besar saat musim agustusan

Kampung Musiman yang Semarak Jelang Agustusan
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
PANEN OMSET - Masrukan, menyelesaikan pembuatan bendera Merah Putih di Kampung Bendera, Darmokali, Surabaya, Senin (29/7/2019). Hasil produksi konveksi bendera dari Kampung Darmokali RT 10 RW 4 Kelurahan Darmokali, Kecamaran Wonokromo, sudah diakui banyak daerah. Bahkan, produk Bendera Merah Putih di kampung ini sudah dikirim di berbagai wilayah di banyak daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur, Ende, bahkan Papua. 

SURYA.co.id | SURABAYA - RW 4 Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo dikenal sebagai tempat pedagang musiman. Saat musim hujan, warga banyak berjualan jas hujan dan perlengkapan untuk hujan. Sementara saat menjelang hari kemerdekaan, dagangan warga beralih menjadi bendera.

Aris Daniar, wakil RW 4 mengungkapkan banyak penjual bendera musiman yang berjualan jelang Agustusan. Baik sebagai distributor maupun produksi sendiri. Warga juga kerap melibatkan sanak saudara hingga tetangganya untuk ikut serta dalam produksi maupun penjualan.

Di kawasan Kampung Bendera terdapat 22 kios yang menjual segala macam bendera, umbul-umbul dan pernak-pernik Agustusan.

Berdayakan Anak Karang Taruna Untuk Berjualan Bendera

Produksi Bendera Sejak 1972, Ajak Empat Anak Ikut Berjualan Bendera

Para pedagang di kawasan itu selalu ramai mendapat pesanan, mulai dari pembeli yang kulakan untuk menjual kembali, kantor pemerintah, hingga berbagai instansi pemerintah dan swasta.

"Kebanyakan yang beli biasanya mau dijual kembali di Surabaya, ada juga yang dijual ke luar kota. Paling banyak yang dibeli biasanya bendera, umbul-umbul, sama bendera kantor," ujarnya.

Seniwati (32) salah satu warga asal Darmokali ini setiap tahunnya rutin menjual pernak-pernik atau hiasan untuk menyambut Agustusan. Ia mengaku sengaja berjualan bendera-bendera merah putih ini untuk menggantikan jualannya setiap hari sebagai pedagang jas hujan dan perlengkapan berkendara.

"Karena kampung sini sudah dikenal sebagai kampung bendera, jadi peluang diserbu konsumen besar saat musim agustusan begini," ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved