Berita Lamongan

Gadis 15 Tahun di Lamongan Mengeluh Sakit Perut, Berbuntut Terbongkarnya Kelakuan Buruk Sang Paman

Gadis 15 tahun di Lamongan mengeluh sakit perut pada orangtuanya. Keluhan ini justru berbuntut terbongkarnya kelakuan buruk sang paman

Gadis 15 Tahun di Lamongan Mengeluh Sakit Perut, Berbuntut Terbongkarnya Kelakuan Buruk Sang Paman
surya.co.id/hanif manshuri
Tersangka Sugik, paman yang tega menghamili keponakannya sendiri, Senin (29/7/2019) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sugik (36), warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, tega mencabuli keponakannya sendiri yang masih berusia 15 tahun.

Kejadian ini diketahui orang tua korban ketika sang anak mengeluh sakit perut.

"Saat itu, korban mengeluh sakit sambil memegangi perutnya. Orangtuanya kemudian bertanya, apa yang terjadi dengan perutnya," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Aiptu Sunaryo didampingi Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat kepada SURYA.co.id, di Mapolres Lamongan, Senin (29/7/2019).

Korban kebingungan dan takut. Bukannya menjawab, ia hanya diam dan menangis.

Orang tua korban semakin curiga dan berusaha ingin tahu, apa sebenarnya yang dialami anaknya itu.
Mendapati anaknya hanya diam dan menangis, kemudian orang tua korban memijat sang anak.

Saat memijat itulah, orang tua korban kaget, karena perut anaknya membesar.

Orang tua korban berusaha mendekati anaknya dan bertanya kepada anaknya mengapa perut sang anak membesar dan lagi-lagi sang anak tak menjawab tapi tangisnya semakin membesar.

"Akhirnya orangtua bertanya kepada anaknya, apakah yang bersangkutan sedang hamil namun sang anak hanya bisa menangis," ungkap Sunaryo.

Mengetahui hal ini, orangtua korban pun mendesaknya, dan akhirnya korban mengakui kalau yang telah mencabuli dirinya adalah pamannya sendiri, yaitu Sugik.

Tersangka Sugik mencabuli korban di rumah kosong yang ada di salah satu perumahan yang mengakibatkan korban hamil.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban kemudian melapor ke Polres Lamongan.

Setelah kasusnya terbongkar, tersangka Sugik sempat kabur ke rumah orangtuanya di Jawa Tengah.

"Tersangka ditangkap di Karanganyar Jawa Tengah," kata Sunaryo.

Pelaku saat ini sudah ditahan untuk dimintai pertanggungjawaban.

"Sudah cukup bukti dan termasuk keterangan saksi korban, pelaku kita tetapkan sebagai tersangka," kata Sunaryo.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved