Seusai Iklan Perempuan Rela Digilir, Fintech 'Makan' Korban Lagi: Utang Rp 5 Juta Denda Rp 75 Juta

Setelah Iklan Perempuan Rela Digilir demi lunasi utang, muncul korban lain yang mengadukan ke LBH Soloraya. Kali ini, korban utang Rp 5 juta

Seusai Iklan Perempuan Rela Digilir, Fintech 'Makan' Korban Lagi: Utang Rp 5 Juta Denda Rp 75 Juta
(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)
YI, korban pinjaman online ilegal bersama LBH Soloraya memberikan keterangan pers di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/7/2019). 

Setelah Iklan Perempuan Rela Digilir demi lunasi utang

Muncul korban lain yang mengadukan ke LBH Soloraya

Kali ini, korban utang Rp 5 juta 

Lalu didenda Rp 75 juta

-----------------------------------------

SURYA.co.id | SOLO - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Soloraya di Solo, Jawa Tengah membuka pos pengaduan korban Fintech atau pinjaman online.

Seiring dibukanya pengaduan itu, korban Fintech yang mengadukan ke LBH Soloraya bertambah.

Dari sekian laporan masuk tersebut, ada tujuh korban pinjaman online yang telah ditangani oleh LBH Soloraya.

Diduga kuat perusahaan fintech yang memberikan pinjaman kepada korban adalah ilegal.

Sebab, bunga yang diberikan para peminjam cukup besar.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved