Grahadi

Pemprov Jatim

Industri Ikut Susun Kurikulum Pengembangan SMK dan SMA Double Track di Jatim

Harapannya, siswa akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman bekerja magang di industri di bidang yang mereka tekuni.

Industri Ikut Susun Kurikulum Pengembangan SMK dan SMA Double Track di Jatim
SURYAOnline/Fatimatuz Zahro
SMK - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penandatanganan MoU antara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jatim Hudiyono MoU dengan sektor Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk mengembangkan SMK di Jatim. 

SURYA.co.id |SURABAYA - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang juga menjabat Kepala Biro Kesejahteraaan Sosial (Kesos) Setdaprov Jawa Timur Hudiyono mengatakan, dalam program ini (pengembangan SMK dan SMA Double Track) industri akan ikut membuat kurikulum sekolah.

Para siswa juga akan diberi kesempatan untuk magang langsung di perusahaan dengan bimbingan mentor yang ahli dalam kurun waktu tertentu.

Harapannya, siswa akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman bekerja magang di industri di bidang yang mereka tekuni.

Dengan begitu, saat lulus mereka sudah akan memiliki bayangan bagaimana suasana riil lingkunngan kerja, tantangan apa yang harus dihadapi, dan juga kemampuan apa saja yang dibutuhkan di dunja kerja.

"Artinya, ini bentuk link and match antara Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dengan sekolah. Ketika dapat kurikulum begini, ketika lulus, mereka sudah siap untuk langsung terjun ke dunia kerja dan secara kapabilitas juga akan mumpuni dan masuk sebagai skilled labour," ucap Hudiyono, Seni ( 29/7/2019). 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved