Properti

530 Unit Rumah Taman Pondok Legi Waru Sidoarjo Sold Out, Pengembang Sebut Sesuai Keinginan Pasar

530 unit rumah di perumahan Taman Pondok Legi (TPL) di kawasan Waru, Sidoarjo, telah sold out

530 Unit Rumah Taman Pondok Legi Waru Sidoarjo Sold Out, Pengembang Sebut Sesuai Keinginan Pasar
istimewa
Pembangunan di proyek perumahan Taman Pondok Legi (TPL) di Waru Sidoarjo yang ditargetkan mulai Desember 2019 diserahterimakan secara bertahap. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang perumahan Taman Pondok Legi (TPL) di kawasan Waru, Sidoarjo, langsung agresif melakukan pembangunan 530 unit rumah yang telah sold out saat dipasarkan mulai Mei 2019 lalu. Hendrata Wibisono, Direktur PT Cileungsi Graha Raya, sebagai pengembang, mengakui respon pasar sangat positif.

"Respon pasar sangat positif. Mungkin karena pertama, kebutuhan pasar di segmen menengah ini masih tinggi dan kedua adalah lokasi," jelas Hendrata saat ditemui disela kegiatan syukuran dan pemberian reward kepada agen properti yang berhasil memasarkan produk tersebut, Senin (29/7/2019) di Surabaya.

Kedua, adalah lokasi. Proyek TPL berada di wilayah selatan kota Surabaya, meski berada di wilayah Sidoarjo, tapi dekat dengan akses industri, perkantoran dan fasilitas umum seperti bandara dan terminal serta stasiun.

"Selain itu dari dua hal tersebut, harga juga lumayan kompetitif. Kami punya produk di harga mulai Rp 400 jutaan hingga Rp 800 jutaan. Dan itu pasarnya masih besar," tambah Hendrata.

Saat ini, proses pembangunan langsung digenjot dengan target akhir tahun sudah bisa serah terima unit.

Sebelumnya target serah terima akan dilakukan pertengahan tahun 2020.

Namun karena progres pembangunan yang sudah dimulai sejak Mei 2019 lalu, diprediksi penyelesaian bisa lebih cepat lagi.

Dalam pemasaran produk TPL ini, Hendrata menggandeng agen yang tergabung dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jawa Timur.

Jantje Kairopan, dari Era Santika mencatat, sebagian konsumen TPL adalah end user.

"Dari jumlah itu sekitar 60 persen membeli dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan saat ini sedang proses di perbankan," jelas Jantje.

Produk di TPL, terdiri atas rumah tapak dengan ukuran rumah tipe 30, 34, 41 dan 55 dengan luas tanah bervariasi.

Menurut Jantje saat ini, kebutuhan rumah tapak masih tinggi, meski ukuran kecil mereka masih berminat memiliki rumah tapak.

"Dan saya lihat, lokasi di wilayah selatan kota Surabaya, tentunya di wilayah Kabupaten Sidoarjo, peminatnya sangat tinggi, dibanding bagian barat Surabaya maupun Sidoarjo. Hal itu tak lepas dari lokasi pekerjaan end user rumah menengah yang mayoritas juga di kawasan ini," ungkap Jantje.

Hendrata sendiri, pasca proyek ini, pihaknya juga menyiapkan proyek baru di kawasan Juanda, Waru, Sidoarjo.

"Saat ini sedang proses perizinan, tapi kami naikkan ke kelas diatas TPL, karena memang lokasinya lebih lebih dekat dengan bandara," tandas Hendrata.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved