Selama Lima Hari, Partai Demokrat Gembleng Kadernya di Parlemen se-Jatim dengan Tiga Hal ini

Untuk bisa mewujudkan perjuangan instruksi partai, DPD Demokrat Jatim menggelar sekolah partai sejak Jumat (26/7/2019) hingga Selasa (30/7/2019).

Selama Lima Hari, Partai Demokrat Gembleng Kadernya di Parlemen se-Jatim dengan Tiga Hal ini
SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Suasana pelatihan Anggota DPRD se-Jawa Timut dari Demokrat di Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat menginstruksikan jajaran dewan terpilih di kabupaten/kota dapat memperjuangkan instruksi perjuangan partai.

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, DPD Demokrat Jawa Timur menggelar sekolah partai sejak Jumat (26/07/19) hingga Selasa (30/07/19) di Surabaya.

Berdasarkan penjelasan Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan (PPSK) DPD Demokrat Jawa Timur, Agung Mulyono, tiga hal tersebut juga menjadi tolok ukur keberhasilan sekolah partai tersebut.

”Para kader mendapat tiga hal dari partai Demokrat sebelum mereka dilantik sebagai anggota DPRD baik Propinsi maupun kota/kabupaten,” kata Agung kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (28/7/2019).

Tiga hal tersebut antara lain tahapan persiapan, kebersamaan, hingga pelatihan. Di dalam hal persiaan, para anggota dewan terpilih Partai Demokrat harus membekali diri dengan pengetahuan terkait parlemen.

Sementara terkait kebersamaan, kader Demokrat harus bisa membangun sinergitas antara anggota DPRD Propinsi dengan DPRD Kota kabupaten yang ada. 

”Sehingga nantinya akan mempermudah kerja koordinasi dan komunikasi antar anggota dewan. Utamanya, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat," ujar pria yang kini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Jatim ini.

Para anggota dewan juga dibekali dengan pelatihan. Kedepan, para dewan dapat mengetahui solusi dari masalah yang bersifat kasuistik.

”Para anggota dewan dari Demokrat harus bisa memahami fungsi dan tugas kedewanan,” tegas Anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 ini.

Anggota Komisi A DPRD Jatim menambahkan bahwa sekolah partai juga diisi dengan berbagai bentuk pembahasan permasalahan di masing-masing daerah. 

”Sehingga anggota dewan akan mengetahui solusi untuk mengatasi persoalan persoalan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jawa Timur, Soekarwo, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk peran partai politik untuk kaderisasi di legislatif.

Selama proses pelatihan, acara ini juga diisi oleh beberapa praktisi kedewawan dari Demokrat. Termasuk, melibatkan beberapa pengurus dari eksternal Partai Demokrat.

Menurut Pakde Karwo, Anggota DPRD Jatim harus bisa menyerap aspirasi dari konstituen. Program yang lahir dari keinginan masyarakat, khususnya para pemilih Demokrat, akan menjaga konsistensi suara.

"Anggota DPRD dari Demokrat harus terus membangun dialektika. Kalau proses dialektika itu terjaga, maka anggota dewan itu pasti akan disenangi," kata Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved