Berita Entertainment

Sindiran 3 Artis Soal Alumnus UI yang Congkak Tolak Gaji 8 Juta, Ada Dian Satro hingga Feni Rose

Kabar viral mengenai alumnus UI yang congkak menolak digaji Rp 8 juta menuai sindiran dari sejumlah artis seperti Dian Satro hingga Feni Rose

Kolase instagram
Dian Sastro dan Feni Rose Sindir Soal Alumnus UI yang Congkak Tolak Gaji 8 Juta 

SURYA.co.id - Kabar viral mengenai alumnus Universitas Indonesia (UI) yang congkak menolak digaji Rp 8 juta menuai sindiran dari sejumlah artis seperti Dian Satro hingga Feni Rose

Sindiran sejumlah artis ini muncul setelah unggahan instagram yang ngaku alumnus Universitas Indonesia (UI) dengan congkak menolak digaji Rp 8 juta, viral di media sosial

Berikut sindiran sejumlah artis soal kabar viral alumnus Universitas Indonesia (UI) yang congkak menolak digaji Rp 8 juta, yang dirangkum oleh SURYA.co.id:

1. Melanie Subono

Melalui akun Instagram miliknya @melaniesubono, ia mengunggah foto postingan viral tersebut dan menambahkan sebuah komentar diunggah pada Rabu (24/7/2019).

"Berapa gaji yang cucok untuk nak muda zaman now?," tulis Melanie Subono dalam unggahannya.

Melanie Subono
Melanie Subono (Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo)

Tidak hanya itu, ia juga menuliskan caption yang mengaku bersyukur bahwa orangtuanya tidak memaksa untuk masuk UI.

"Dik minum ANGGUR gih skali kali ato piknik......... -

Makasih Tuhan emak bapak saya kagak maksain gw sekolah di UI kalo keluar keluar otaknya dan bahasanya kek gini 
Kan dah gw bilang ..... sekolah tinggi, Duit banyak dll KAGAK JAMINAN hati ama mulut orang bener ....... -

Mending sekolah setengah kek gw tapi masih punya akal dikit , mending gw," tulis Melanie Subono.

2. Feni Rose

Feni Rose
Feni Rose (instagram)

Pada unggahan Melanie Subono itu, host Feni Rose melalui akun Instagramnya @fenirose turut memberikan komentar.

"Gw sekolah UI... gw pernah kerja kantoran.. tp gw kok gak tengil kyk gitu.. mungkin itu UI jalur susah payah kali ya? Susah masuk susah keluar," tulis Feni Rose.

3. Dian Sastro

Dan yang terbaru, kabar viral tersebut memantik reaksi artis Dian Sastro

Dian Sastro bahkan mengungkap gaji pertama yang diterima saat baru lulus (fresh graduate) dari UI. 

Ternyata, Dian Sastro yang alumnus  Jurusan Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya ini mendapat gaji kurang dari Rp 8 juta. 

Pengakuan Dian Sastro itu ditulis dalam instagram story pribadinya @therealdisastr, Kamis (25/7/2019).

"Zamannya gua ngantor fresh graduate dulu, gaji pertama di bawah 8 juta.

Tapi itu dulu yaaa tahun 2008.

 11 tahun yang lalu, tapi asli gue bangga banget dan bersyukur banget diterima kerja di perusahaan konsultan manajemen multinasional,

Walaupun gue sempet 'ngartis' (krn konotasinya jadi artis atau orang industri kreatif itu: Enggak kompeten) #Lulusan UI #Bedagenerasi," tulis Dian Sastro.

Dian Sastro kemudian mengungkapkan bahwa kesempatan belajar tidak bisa dievaluasi dengan uang.

"Tapi asli, kesempatan belajar itu enggak dievaluasi dengan nilai uang.

Karena yang ngerasai elo sendiri, dude, zaman lagi susah, dapet kerjaan saja sudah alhamdulillah.

People are getting laid off everyday now.

Enggak ngaruh lo lulusan dari mana, gue juga #LulusanUI tapi biasa saja kalee," sambung Dian Sastro yang lulus cumlaude Magister Manajemen Universitas Indonesia.

Unggahan Dian Sastro
Unggahan Dian Sastro (instagram story)

Dalam Insta Story selanjutnya, Dian Sastro mengunggah sejumlah komentar netter yang berpendapat sama seperti sang aktris.

Selain para artis, unggahan instagram viral ini juga menuai komentar dari seorang psikolog

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Viral "Fresh Graduate" Tolak Gaji Rp 8 Juta, Ini Kata Pakar', unggahan tersebut mendapat tanggapan dari psikolog dan talent management Engineering Career Center Universitas Gadjah Mada, Gita Aulia Nurani

Menurut Gita, seorang fresh graduate sebenarnya sah-sah saja memiliki standar gaji untuk dirinya sendiri.

Bisa jadi, sebelum melamar kerja, ia sudah melakukan riset atau mencari informasi mengenai gaji yang sesuai dengan jurusan dan bidang kerja yang diinginkan.

"Tapi, yang perlu jadi catatan di sini adalah permintaan gaji harus sejalan dengan kompetensi dan skill yang dimiliki," tambah Gita.

Menurut Gita, gaji memang penting tetapi bukan standar utama kemantapan kerja.

Ada faktor lain yang lebih bernilai daripada gaji, yaitu kesesuaian minat dengan bidang kerja, kompetensi, dan kepribadian (pengembangan diri).

"Percaya deh, ketika tiga hal itu kita utamakan dalam bekerja, gaji akan mengikuti dan naik dengan sendirinya terlebih kita bisa menunjukkan diri sebagai karyawan yang berprestasi," ujar Gita.

Gita menyebutkan, masih ada yang menganggap citra kampus adalah hal penting dalam menentukan gaji seseorang, minimal melalui penilaian akreditasi.

Namun kini, sudah banyak orang yang mulai berpikir nama kampus bisa dikalahkan dengan attitude, soft skill, dan kompetensi yg dimiliki kandidat.

"Jadi mau berasal dari kampus manapun tidak masalah selama kandidat tersebut bisa menunjukkan diri sebagai 'emas' dan memiliki faktor pembeda dari fresh graduate kebanyakan," tambah dia.

Seperti diketahui, unggahan netizen yang mengaku alumnus (fresh graduate) Universitas Indonesia (UI) menolak gaji Rp 8 juta saat wawancara kerja menjadi perbincangan yang ramai. 

Keluhan netizen yang mengaku alumnus UI yang baru lulus (fresh graduate) ini kali pertama dicuitkan akun @WidasSatyo di twitter.

Hanya berselang beberapa jam, unggahan ini pun viral dan hastag #gaji8juta menjadi trending topic Twitter, Kamis, (25/7/2019). 

Dalam unggahan itu, pemilik akun menuliskan bahwa dirinya adalah alumnus UI yang merasa kurang dengan gaji Rp 8 juta yang ditawarkan perusahaan.

Berikut isi unggahan yang dipopulerkan akun instagram @serum_hits:

"Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal. Dan nawarin gaji kisaran 8 juta doang. Hellooo meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI Pak!! Universitas Indonesia."

"Jangan disamain ama fresh graduate kampus lain dong ah... Level UI mah udah perusahaan LN, kalo lokal mah ok aja asal harga cocok," tulis pemilik akun.

Setelah unggahan ini viral, sejumlah netizen pun berdebat tentang gaji fresh graduate yang layak. 

Lantas, berapa sebetulnya gaji fresh graduate di Indonesia?

Dilansir dari kontan.co.id dalam artikel 'Viral lulusan UI tolak gaji Rp 8 juta, ini gaji fresh graduate versi BPS', Badan Pusat Statistik (BPS) sempat merilis hasil survei soal rata-rata gaji bersih sebulan karyawan. 

Survei itu disusun berdasarkan kategori kelompok umur dan jenis pekerjaan utama. Bukan berdasarkan tingkat pendidikan karyawan.

BPS melakukan survei terkait gaji pada bulan Agustus 2018. Namun, data ini sudah di update pada Maret 2019.

Dikutip dari Kontan.co.id (jaringan surya.co.id) rata-rata gaji bersih karyawan di kelompok umur 20 tahun hingga 24  tahun hanya Rp 2.240.116 per bulan. 

Asumsinya, di kelompok umur inilah fresh graduate seperti lulusan UI yang menolak gaji Rp 8 juta sebulan itu berada.

Gaji paling tinggi bagi fresh graduate menurut survei BPS ada di jenis pekerjaan tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan. 

Gaji bersih rata-rata di jenis pekerjaan ini adalah Rp 3.327.742 per bulan.

Sementara rata-rata gaji bersih terendah diterima oleh fresh graduate yang bekerja sebagai tenaga profesional, teknisi dan yang sejenis. 

Upah yang diterima fresh graduate di jenis pekerjaan ini sebesar Rp 1.701.183 per bulan.

Gaji tertinggi diterima oleh kelompok umur 55 tahun sampai 59 tahun yang bekerja sebagai tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan. Rata-rata gaji yang diterima golongan pekerja senior ini adalah Rp 7.830.255 per bulan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved