Pemilihan Ketua Ansor Jatim

PP Ansor: Sebelum Konferwil Ada Debat Penyampaian Visi Misi Calon Ketua Ansor Jatim

Saat ini ada tiga nama yang mendaftar sebagai kandidat Ketua GP Ansor Jatim. Mereka adalah Syafiq Sauqi, Ahmad Ghufron Siradj dan M Abid Umar Faruq

SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Alfa Isnaeni. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor menghimbau, para calon Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur untuk mengikuti debat sekaligus penyampaian visi dan misi Ketua. Ajang bertema "Cangkruan" tersebut bertujuan untuk mengetahui pendalaman visi dan misi calon Ketua.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Alfa Isnaeni.

"Rencana program calon ketua bisa diketahui saat pendengaran visi dan misi lewat acara "Cangkruan Bareng". Kalau di pilpres, semacam debat," kata Alfa kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (27/7/2019).

Ajang tersebut menjadi media para peserta Konferensi Wilayah (Konferwil) sebelum memutuskan pilihan.

"Kalau kader sudah terbiasa dan terlatih di lapangan, acara itu bisa menjadi ajang bagi kader untuk berkompetisi dengan baik. Jangan saling mendegradasi, sebab sesama Ansor," katanya.

Untuk diketahui, sampai saat ini ada tiga nama yang mendaftar sebagai kandidat Ketua GP Ansor Jatim. Mereka adalah Syafiq Sauqi, Ahmad Ghufron Siradj dan M Abid Umar Faruq.

Terkait ketiga nama tersebut, Alfa pun memberikan penilaian yang sama.

"Tiga calon baik. Setidaknya, mereka sudah meluangkan banyak waktu dan sumber daya untuk organisasi. Itu harus disambut baik," kata mantan Ketua PW Ansor Jatim ini.

Menurut Alfa, ke depan para pimpinan Ansor Jawa Timur memiliki tuntunan organisasi yang tak mudah.

"Tata kelola Ansor sekarang dibandingkan 8-6 tahun yang lalu beda," katanya.

Pertama, pada kepemimpinannya lalu, media sosial (medsos) tidak terlalu banyak mempengaruhi kinerja organisasi.

"Namun, sekarang medsos justru menjadi salah satu media dalam menyiarkan Ansor dan memanejemen isu," katanya.

"Maka pimpinan Ansor ke depan tidak hanya paham, namun harus memanejemen isu agar terukur dan mengarah ke penguatan ahlusunnah, NKRI, kekuatan pengaderan dan memperkuat basis ekonomi kita," kata Alfa.

Selain itu, PW Ansor Jatim juga harus bisa meningkatkan akreditasi organisasi. Baik tataran pimpinan wilayah hingga cabang dan anak cabang.

"Sebelumnya, belum ada tolok ukur keberhasilan yang biasanya berdasarkan kegiatan, keabsahan SK yang dirangkum pada akreditasi. Akreditasi untuk mengukur kinerja pengurus, termasuk Ketua," katanya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved