HUKUMAN Brigadir Rangga karena Menembak Mati Bripka Rahmat Efendy Tak Cuma Dipecat, Langgar 3 Aturan

Hukuman yang mengancam Brigadir Rangga Tianto, polisi yang menembak rekan sesama polisi Bripka Rahmat Efendy ternyata cukup berat.

HUKUMAN Brigadir Rangga karena Menembak Mati Bripka Rahmat Efendy Tak Cuma Dipecat, Langgar 3 Aturan
Kompas.com
Jenazah Bripka Rahmat Efendy sebelum dimakamkan 

SURYA.CO.ID - Hukuman yang mengancam Brigadir Rangga Tianto, polisi yang menembak rekan sesama polisi Bripka Rahmat Efendy ternyata cukup berat. 

Tak hanya terancam kehilangan pekerjaannya, Brigadir Rangga Tianto juga bisa diancam hukuman hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati. 

Hal ini ditegaskan Kakorpolairud Baharkam Polri, Irjen Zulkarnain Adinegara. 

Seperti diketahui, Brigadir Rangga merupakan anggota Direktorat Polisi Air Badan Pemeliharaan Keamanan Polri.

Brigadir Rangga menembak Bripka Rahmat Efendy hingga tewas di Polsek Cimanggis, Depok.

"Sanksi untuk pidana umum kan menghilangkan nyawa orang lain bisa seumur hidup atau bahkan hukuman mati," ucap Zulkarnain ketika datang ke rumah duka Bripka Rahmad di kawasan Tapos,Depok, Jumat (26/7/2019).

Selain itu, Brigadir Rangga juga terancam dipecat dari profesinya sebagai polairud.

Zulkarnain menjelaskan, ada tiga peraturan yang dilanggar oleh Rangga. 

Pertama pelanggaran pidana umum menghilangkan nyawa Bripka Rahmat Efendy

Kedua pelanggaran disiplin sebagai anggota polisi karena membawa senjata dalam kondisi tidak berdinas.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved