Breaking News:

Liga 1 2019

Sambangi Markas Semen Padang, Djadjang Nurdjaman Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

Djadjang Nurdjaman (Djanur), pelatih Persebaya mewaspadai kebangkitan tuan rumah, Semen Padang, kala keduanya bertemu, Minggu malam (28/7/2019).

surya/habibur rohman
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman (Djanur), sempat terjatuh saat melakukan permainan dengan beberapa pemain Persebaya pada latihan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (3/7/2019) sore. Djanur mewaspadai Semen Padang saat menjamu Persebaya di Stadion H Agus Salim, Miggu (28/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Djadjang Nurdjaman (Djanur), pelatih Persebaya mewaspadai kebangkitan tuan rumah, Semen Padang, kala keduanya bertemu, laga pekan ke-11 Liga 1 2019, di Stadion H Agus Salim, Minggu (28/7/2019) malam.

Menjadi satu-satunya tim yang belum raih kemenangan hingga pekan 10, Djanur pastikan bahwa tim besutan Weliansyah itu akan bermain mati-matian, apalagi kali ini akan bermain di depan pendukung sendiri.

Dari 8 laga yang sudah dilakoni Semen Padang, lima laga telan kekalahan, tiga laga lainnya berakhir imbang. Akibat raihan buruk tersebut tim berjuluk Kabau Sirah itu berada di dasar klasemen dengan bekal 3 poin.

 “Itu (kebangkitan) yang kami antisipasi, sudah saya sampaikan pada pemain, namanya tim belum pernah menang, pasti mereka berusaha semaksimal mungkin,” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Kamis (25/7/2019).

 Apalagi, Semen Padang  berada pada kondisi lebih fresh setelah laga sebelumnya, pekan ke-10 hadapi Persija ditunda.

Kali terakhir Semen Padang berlaga saat jamu Bhayangkara FC (17/7/2019). Berbeda dengan Persebaya yang terakhir lakoni laga saat jamu Tira Persikabo (21/7/2019).

“Apalagi mereka diuntungkan dari persiapan, lama tidak main, lawan Persija di tunda sehingga lebih banyak waktu mempersiapkan diri, itu yang kami antisipasi, pasti mereka ingin bangkit,” tambah pelatih asal Jawa Barat tersebut.

Terlebih, disebut Djanur, meski sejauh ini Semen Padang belum pernah raih kemenangan, saat kalah juga tidak dengan skor mencolok.

Margin terbesar skor kekalahan Semen Padang sejauh ini saat takluk 1-3 dari Tira Persikabo, selebihnya kalah dengan margin satu gol.

“Artinya mereka punya kekuatan dan bisa melawan, keberuntungan saja yang belum berpihak pada mereka, secara tim mereka juga cukup bagus,” tegas pelatih 60 tahun tersebut.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved