Berita Pamekasan

Dalam Sehari Ada 4 Perempuan Pamekasan Jadi Janda, Begini Kata Wakil Ketua Pengadilan Agama

Angka perceraian di Kabupaten Pamekasan cukup tinggi. dalam sehari rata-rata ada empat suami istri di Pamekasan yang menjadi janda dan duda.

antara
Ilustrasi sidang perceraian di Pengadilan Agama. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Angka perceraian di Kabupaten Pamekasan cukup tinggi. Dalam setahun, tembus 1.500 pasangan suami istri yang bercerai di Kantor Pengadilan Agama (PA) Pamekasan.

Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Pamekasan, Iman Faruq, mengatakan angka 1.500 itu merupakan putusan cerai. Dari angka itu, bisa dikatakan dalam sehari rata-rata ada empat suami istri di Pamekasan yang menjadi janda dan duda.

"Kalau umur ya rata-rata juga ada yang masih muda dan perkawinan dini yang paling banyak," kata Imam Faruq kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id), Jumat (26/7/2019)

Umar menuturkan penyebab tingginya kasus perceraian di Kabupaten Pamekasan dikarenakan banyaknya suami yang kurang bertanggung jawab.

“Penyebabnya kebanyakan karena suami kurang tanggung jawab. Ada juga karena beban moral," sambungnya.

Pengajuan gugatan cerai banyak yang dikabulkan.

Karena prinsipnya, dalam Agama Islam jika empat bulan sudah pisah keluarga itu tidak boleh menggantungkan hubungan begitu saja alias harus jelas arahnya.

"Ya harus jelas statusnya kalau misal dalam empat bulan itu sudah tidak akur. Kalau misal mau rukun ya rukun dengan baik kalau misal mau cerai ya cerai dengan baik," ucapnya.

"Ketika saya melakukan sidang itu rata-rata perkawinan masih dapat 5 tahun itu sudah mengajukan cerai ada juga yang dapat tujuh tahun juga ada," sambungnya.

Guna mengurangi tingginya angka perceraian khususnya di Kabupaten Pamekasan, ia menghimbau kepada mereka yang ingin membina rumah tangga baru hendaklah harus mengetahui hukum tentang rumah tangga dengan sebaik mungkin.

“Sebagai orang beriman, kalau mau memasuki rumah tangga harus betul-betul bertanggung jawab dan mengetahui hukum rumah tangga dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved