Berita Bangkalan

Usai Gulung Gembong Begal di Jalur Kampus UTM, Polres Bangkalan Tak Kendurkan Razia

Sejumlah polisi menghentikan laju pengendara motor dan melakukan pemeriksaan di akses menuju Jembatan Suramadu dan Kampus UTM.

Usai Gulung Gembong Begal di Jalur Kampus UTM, Polres Bangkalan Tak Kendurkan Razia
surya.co.id/ahmad faisol
Sejumlah polisi melakukan pemeriksaan tubuh dan seluruh sudut sepeda motor di depan Pos Polisi Desa Sendang Laok, Kecamatan Labang, Rabu (24/7/2019) malam. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Meski telah membekuk empat pelaku begal spesialis kawasan jalur Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Polres Bangkalan tak mengendurkan gelar razia di sejumlah titik rawan.

Termasuk di depan Pos Polisi Desa Sendang Laok, Kecamatan Labang, Rabu (24/7/2019) malam.

Sejumlah polisi berpakaian preman menghentikan laju pengendara motor dan melakukan pemeriksaan.

Jalur itu merupakan akses menuju Jembatan Suramadu dan Kampus UTM.

Bersama dua jalur lainnya, Jalan Raya Telang dan Jalan Raya Desa Pendabah Kecamatan Kamal.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan menegaskan, tiga jalur itu menjadi atensi pihak kepolisian sebagai kawasan segitga rawan tindak kriminalitas.

Dua pos polisi dibangun di Jalan Desa Sendang Laok dan Desa Pendabah (2 Km ke arah timur Kampus UTM).

Penjagaan pos polisi di Jalan Raya Telang juga dioptimalkan. Tiga pos itu kini dijaga 24 jam.

"Kami tak akan berhenti meski telah berhasil membekuk gembong pelaku begal yang kerap beroperasi di kawasan UTM beberapa waktu lalu," tegas Boby, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, keberhasilan menangkap empat sindikat begal kala itu tidak lantas membuat pihak Polres Bangkalan terlena atau berpuas diri.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved