Tersandung Kasus Fee Proyek Pembangunan Kelas, 2 Pejabat Dinas Pendidikan Sampang Diciduk

Kejari Sampang menangkap dua pejabat Dinas Pendidikan kabupaten Sampang karena diduga terlibat kasus fee proyek pembangunan kelas.

Tersandung Kasus Fee Proyek Pembangunan Kelas, 2 Pejabat Dinas Pendidikan Sampang Diciduk
tribun madura/Hanggara Pratama
Kejari Sampang saat memperlihatkan barang bukti penangkapan dua pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Madura, Hanggara Pratama

SURYA.co.id | SAMPANG - Dua pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang, Rabu (24/7/2019).

Dua pejabat tersebut berinisial AR selaku Kasi dan rekannya berinisial MEI selaku Staf Kasi Sarana Prasana Dinas Pendidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Maskur, mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua orang tersebut sekitar pukul 09.00, di Jalan Mutiara, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

"Setelah beberapa jam dilakukan pemeriksaan, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Dia menjelaskan, dua orang itu diduga terlibat kasus permintaan fee atas proyek pembangunan kelas baru di SDN Banyuanyar 2 Sampang.

Kemudian pihaknya berhasil mengumpulkan barang bukti sebesar uang Rp. 75 juta, dan satu unit mobil jenis CRV bernopol AG 1939 VG .

"Barang bukti yang berhasil dikumpulkan berupa buku catatan fee proyek, dan sejumlah buku tabungan," tandasnya.

Maskur menyampaikan bahwa AR sebenarnya sudah ditetapkan tersangka atas kasus pembangunan di sekolah lain.

"Sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian atas kasus pembanguanan di SMP Negeri 2 Ketapang," pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved