Berita Sampang

Tangkapan Nelayan Sampang Merosot Akibat Cuaca Ekstrem, 'Harus Utang untuk Menyambung Hidup'

Tangkapan ikan nelayan Sampang merosot lantaran cuaca ekstrem yang terjadi, terutama di Pulau Mandangin.

Tangkapan Nelayan Sampang Merosot Akibat Cuaca Ekstrem, 'Harus Utang untuk Menyambung Hidup'
istimewa
Kondisi banyaknya perahu milik para nelayan yang terparkir di Pelabuhan Pulau Mandangin, Sampang, Rabu (24/7/2019) 

SURYA.co.id | SAMPANG - Sejumlah nelayan di Sampang tak bisa maksimal menangkap ikan sejak beberapa hari terakhir. Tangkapan mereka merosot lantaran cuaca ekstrem yang terjadi, terutama di Pulau Mandangin.

Ketua Kelompok Nelayan Pulau Mandangin, H Muis, mengatakan para nelayan mengalami kerugian karena belakangan ini cuaca di perairan Sampang bagian selatan tidak bersahabat.

"Di bulan saat ini kondisi angin sangat kencang. Arah angin itu datang dari timur dan operan anginnya dari arah selatan sehingga ombaknya tinggi," ujarnya kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id), Rabu (24/7/2019).

Saat melakukan pencarian ikan pihaknya mengaku mengalami pendapatan yang minim dan hasilnya ketika di jual tidak sesuai dengan pengeluaran saat melaut.

"Kami pernah sampai tidak mendapatkan ikan sama sekali, ya hasilnya sangat tidak sesuai dengan biaya operasional yang mencapai ratusan hingga jutaan rupiah, tergantung jarak tempuhnya," keluhnya.

Muis menuturkan banyak nelayan harus berutang terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Bukan hanya saya saja, mayoritas masyarakat di sini melaut jadi untuk menyambung hidupnya terkadang mereka harus utang terlebih dahulu," ujarnya.

Ia memprediksi bahwa kondisi cuaca akan bersahabat dalam beberapa bulan lagi.

"Kelihatannya cuaca kembali normal tiga bulan lagi," keluhnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved