Berita Gresik

Semen Indonesia Gresik Lepas 192 CJH, Beri Beberapa Fasilitas Ini

Panitia Persiapan Pemberangkatan Haji (P3H) Semen Indonesia memberangkatkan 192 calon jemaah haji (CJH) Gresik.

Semen Indonesia Gresik Lepas 192 CJH, Beri Beberapa Fasilitas Ini
Willy Abraham/TribunJatim.com
CJH Gresik saat berkumpul di Wisma Semen Indonesia sebelum bertolak ke Surabaya, Selasa (23/7/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Panitia Persiapan Pemberangkatan Haji (P3H) Semen Indonesia memberangkatkan 192 calon jemaah haji (CJH). Para Jemaah ini tidak hanya berasal dari Gresik, namun juga dari Sidoarjo, Surabaya, Tuban, Nganjuk dan Bojonegoro, yang diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Para CJH ini berkumpul di Wisma Semen Indonesia sebelum bertolak menuju Surabaya. Para keluarga yang turut mendampingi terlihat antusias mengantarkan anggota keluarganya yang menjadi jemaah calon haji, Selasa (23/7/2019).

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia (persero) Tbk, Sigit Wahono, mengatakan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. Perusahaan memilih pembimbing yang kompeten untuk mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah haji di tanah suci.

"Para jemaah tidak usah khawatir, perusahaan selain memberikan ransel, peci, jilbab, air zam-zam juga akan melakukan penjemputan dari Asrama Haji Sukolilo saat para jemaah pulang nanti," kata Sigit.

Salah satu CJH, Akhmad Khamdani,  mengaku sangat terbantu dengan segala fasilitas yang diberikan Semen Indonesia.

"Kami sangat terbantu sekali dengan fasilitas haji di Semen Indonesia," jelasnya.

Terpisah, pemberangkatan haji juga dilakukan di halaman kantor Bupati Gresik.

Wabup Moh Qosim juga memberangkatian 2.133 CJH kloter 55 di tahun 2019.

Qosim meminta para CJH Gresik untuk memfokuskan niat untuk betul-betul berhaji karena Allah SWY.

"Hal ini saya ingatkan jangan sampai terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya ada Jamaah calon haji yang kedapatan membawa ribuan bungkus rokok, jamu dan beberapa bawaaan lain yang konon diperdagangkan kembali di Tanah Suci," jelasnya.

Qosim sangat menyayangkan kondisi tersebut.

Sebab menjadi CJH membutuhkan waktu antrean yang sangat lama.

"Ini informasi dari Kementrian Agama Gresik, kalau anda daftar hari ini maka akan berangkat 2045. Artinya anda harus menunggu 26 tahun," pungkasnya.

Sekadar informasi, CJH Gresik tahun 2019 ini sebanyak 2.134 jamaah yang terbagi dalam lima kloter yaitu kloter 55, 56, 57, 58 dan kloter 59.

Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved