Berita Tulungagung

Fenomena Perilaku Seksual Sesama Jenis LSL Direspon Baik, KPA Tulungagung Sebut Mudahkan Penanganan

KPA Tulungagung, Ifada Nur Imaniar, bersyukur fenomena perilaku seksual sesama jenis laki-laki seks laki-laki (LSL) mendapat respon luas

SURYAOnline/david yohanes
Pelaksana Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung, Ifada Nur Imaniar. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pelaksana Program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Tulungagung, Ifada Nur Imaniar, bersyukur fenomena perilaku seksual sesama jenis laki-laki seks laki-laki (LSL) mendapat respon luas. Bahkan menurutnya, baru kali ini salah satu fenomena penyumbang angka HIV ini direspon secara komprehensif.

Sebelumnya, Ifada dan kawan-kawan pernah mengungkap fenomena LGBT di Tulungagung. Saat itu hanya sejumlah sekolah Islam dan gereja yang merespon. Namun, saat fenomena perilaku seksual sesama jenis LSL di usia pelajar diungkapkan, semua pihak terkait memberikan respon.

“Mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan semua pihak yang terkait, semua merespon fenomena ini,” ungkap Ifada, Rabu (24/7/2019).

Siswa 11 Tahun Sudah Nekat Lakukan Hubungan Seksual Sesama Jenis, KPA Tulungagung Membenarkan

Menurutnya, fenomena perilaku seksual sesama jenis LSL tidak perlu ditutup-tutupi.

Sebab jika ditutupi justru akan semakin menyebar dan tidak pernah ada solusi.

Fenomena ini harus direspon bersama, agar tidak meluas dan ada pendampingan bagi anak yang terdeteksi LSL.

“Faktanya LSL itu memang ada, dan itu tidak bisa dipungkuri,” ucap Ifada.

Diakui Ifada, ada pihak yang kurang senang saat fenomena ini diungkap.

Pihak yang disebutnya ini bukan dari kalangan LSL maupun LGBT.

Dua kelompok ini malah mendukungnya, dalam konteks pengendalian HIV.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved