Berita Surabaya

10 Kepala Sekolah Asal Papua Terima Pembinaan di Surabaya, Ini Tujuannya

Sebanyak 10 kepala sekolah mitra jenjang SMP dari Papua dan Papua Barat serta lima kepala sekolah inti dari Kota Surabaya diberi pendampingan RTL

10 Kepala Sekolah Asal Papua Terima Pembinaan di Surabaya, Ini Tujuannya
sulvi soviana/surya
Sebanyak 10 kepala sekolah mitra jenjang SMP yang berasal dari Papua dan Papua Barat serta 5 kepala sekolah inti dari Kota Surabaya diberi pendampingan untuk memperkuat rencana tindak lanjut (RTL). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 10 kepala sekolah mitra jenjang SMP yang berasal dari Papua dan Papua Barat serta lima kepala sekolah inti dari Kota Surabaya diberi pendampingan untuk memperkuat rencana tindak lanjut (RTL). Hal ini dilakukan setelah para kepala sekolah ini on the job learning (OJL) menggantikan posisi kepala SMP Negeri di Surabaya untuk sementara.

Kepala Seksi Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan (Tendik) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Yudi Herman, mengatakan selama di Surabaya, ruang lingkup OJL untuk kepala sekolah ini meliputi tiga hal. Mulai supervisi, manajerial, dan kewirausahaan.

“Selama di sini, kepala sekolah mitra melakukan proses manajerial kepala sekolah, kemudian melakukan supervisi dengan masuk ke kelas dan dipandu kepala sekolah inti, serta kewirausahaan,” kata Yudi di SMPN 39 Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Yudi melanjutkan, setelah seminggu berada di Kota Surabaya, kepala sekolah mitra akan pulang ke daerah masing-masing untuk implementasi RTL selama tiga bulan.

“Kami pesankan untuk mengambil tiga hal tadi yang bisa disesuaikan dengan wilayah sekolah mitra,” ujarnya.

Setelah tiga bulan implementasi RTL, lanjutnya kepala sekolah inti yang merupakan kepala SMPN pilihan di Surabaya akan datang ke sekolah mitra.

Selama 10 hari kepala sekolah inti akan melihat RTL yang sudah disepakati bersama.

“Dengan begitu, kendala yang dihadapi sekolah mitra dapat dibantu kepala sekolah inti,” sambungnya.

Dia menerangkan, seluruh Indonesia terdapat 49 kepala sekolah inti dengan 116 kepala sekolah mitra.

Nantinya, kepala sekolah mitra akan mengimbaskan kepada 670 sekolah di daerahnya masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved