Berita Surabaya

Update Sidang Kasus Kosmetik Ilegal, Nella Kharisma Datang 'Kepagian', Via Vallen Hadir 29 Juli 2019

Nella Kharisma tiba terlalu awal saat akan memberikan kesaksian kasus dugaan kosmetik ilegal di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya

Update Sidang Kasus Kosmetik Ilegal, Nella Kharisma Datang 'Kepagian', Via Vallen Hadir 29 Juli 2019
surabaya.tribunnews.com/Aditya Fauzi
Nella Kharisma saat mendatangi Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (18/12/2018). Nella Kharisma Datang Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim Bersama Seorang Pria. Pria yang mendampingi Nella Kharisma manajemen artis asal Sidoarjo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Artis Nella Kharisma tiba terlalu awal saat akan memberikan kesaksian kasus dugaan kosmetik ilegal di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (23/7/2019). Pelantun lagu 'Jaran Goyang' ini akhirnya batal menjadi saksi kasus yang menjerat terdakwa Karina Indah Lestari tersebut.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Winarko, mengatakan Nella Kharisma sudah datang lebih awal dari jadwal sidang. Winarko menyebut Nella sudah ada di PN sejak pukul 07.30 WIB pagi.

"Nella Kharisma sempat datang, akan tetapi karena majelis hakim yang menangani kasus ini masih ada sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya. Akhirnya ditunda," kata Winarko. 

Winarko menambahkan Nella tidak bisa menunggu lama karena dirinya ada kegiatan syuting pada pukul 12.00 WIB di kawasan Surabaya dan Sidoarjo.

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan panggilan lagi terhadap penyanyi dangdut tersebut.

"Nanti kami koordinasikan lagi dengan pihak Nella untuk jadwalnya," sambungnya.

Tak hanya Nella, penyanyi asal Sidoarjo, Via Vallen, juga turut dihadirkan guna memberikan kesaksiannya sebagai endorse kosmetik ilegal tersebut. 

Dijadwalkan, Via Vallen akan memenuhi panggilan pada tanggal 29 Juli 2019 mendatang.

"Pihak Via Vallen sudah memberitahu tanggal 29 Juli hadir. Kehadiran Via Vallen dan Nella Kharisma untuk pembuktian saja," tandas Winarko.

Diketahui, kasus ini bermula pada Desember 2018 lalu, saat Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik produksi kosmetik ilegal yang diduga dilakukan Karina Indah Lestari, warga Putuk Banaran Kandangan Kediri.

Dalam pemasarannya, produk kosmetik oplosan tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) itu menggunakan jasa artis terkenal yang memiliki jutaan pengikut untuk mempromosikan produknya.

Selain pada Via dan Nella, ada pula artis dan selebgram seperti NR, OR, MP, DK, dan DJB yang dibayar oleh pelaku untuk mempromosikan kosmetik ilegal tersebut, di media sosial.

Atas perbuatannya, terdakwa Karina kini didakwa dengan Pasal 197 UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved