Travel

Thai Yunus Halal Restaurant yang Pernah Dikunjungi Kiai Ma'ruf Amin dan Mahfud MD

 Thai Yunus Halal Restaurant, jujugan wisatawan muslim yang pernah dikunjungi Kiai Ma'ruf Amin dan Mahfud MD.

Thai Yunus Halal Restaurant yang Pernah Dikunjungi Kiai Ma'ruf Amin dan Mahfud MD
SURYAOnline/sri handi lestari
 Haji Yunus, pemilik sekaligus pengelola Thai Yunus Halal Restaurant di Taipei, Taiwan. 

SURYA.co.id | TAIPEI - Hari pertama tiba di Taiwan, setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam lebih dari Bandara Taiwan Taoyuan Internasional Airport (TPE) di Distrik Taoyuan menuju ke kota Taipei, yang tersisa adalah rasa lapar.

Avida, guide dari Taiwan Tourism Bearau, yang berkewargaan Indonesia, asli Surabaya dan delapan tahun bekerja di Taiwan, mengajak rombongan santap makan malam di restoran halal di kota Taipei.

"Karena sekarang Taiwan sedang agresif membidik wisata halal, apalagi potensi pelancong dari negera-negara muslim, terutama Indonesia cukup besar," kata Avida yang ditemani guide freelance Nyoman Astapa Wiryawan, dari Jakarta.

Pilihan jatuh ke Thai Yunus Halal Restaurant yang ada di Jalan Pei Ning Road (RD) nomor 3.

Pengelola restoran adalah Haji Yunus (57)  warga Thailand yang beragam Islam dan sudah merantau ke Taiwan sejak 20 tahun lalu.

"Dulu sulit cari makanan halal. Selanjutnya saya buka dan banyak orang Taiwan yang suka dengan olahan menu Thailand," ungkapnya.

Bagi wisawatan muslim, yang dalam tiga tahun terakhir digalakkan pemerintah Taiwan untuk hadir, restoran ini selalu menjadi jujugan.

Beberapa tokoh Indonesia pernah mengunjungi restauran itu, antara lain, Wakil President terpilih KH Ma'ruf Amin dan tokoh hukum, Mahfud MD.

"Banyak juga rombongan dari Indonesia. Juga dari Malaysia, Arab Saudi, dan negara-negara muslim lainnya," lanjut Yunus.

Dalam setiap melayani pelanggannya, Yunus selalu tampil rapi. Mengenakan kemeja putih dan tidak lupa pakai dasi.

Fasilitas di restaurant, selain menu makanan halal, juga ada tempat sholat, yang berada di lantai bawah restaurat. Meski dilantai bawah, tempat sholatnya tetap bersih, rapi dan sejuk.

Menu spesial dari restaurant ini adalah olahan ayam. Juga makanan khas Taiwan, yaitu tumis "bung" atau bongol bambu muda.

Berbeda dengan bung di Indonesia, bung di Taiwan, tidak berbau. Bahkan lebih renyah dan gurih. Disajikan di wadah dari buku bambu yang dibuka salah satu sisinya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved