Isi Surat Kivlan Zen ke Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, 48 Hari Ditahan Minta Tolong ini

Setelah 48 hari ditahan, tersangka kasus dugaan makar dan penguasaan senjata api ilegal Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen surati Ryamizard Ryacudu.

Isi Surat Kivlan Zen ke Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, 48 Hari Ditahan Minta Tolong ini
tribunnews
Ryamizard Ryacudu dan Kivlan Zen 

Alasan Tak Ditangguhkan

Di balik perbedaan nasib antara Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zen dan mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) TNI Soenarko soal penangguhan penahanan, ternyata ada alasannya

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Penangguhan Penahanan Soenarko Dikabulkan, Panglima TNI dan Luhut Jadi Penjamin', penangguhan penahanan Mayjen (Purn) Soenarko baru saja dikabulkan polisi sedangkan Mayjen (Purn) Kivlan Zen tidak

Polisi memiliki alasan tertentu yang menjadikan permintaan penangguhan penahanan Mayjen (Purn) Kivlan Zen belum bisa dikabulkan, seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Penjelasan Polri soal Keputusan Berbeda untuk Soenarko dan Kivlan Zen Terkait Penangguhan Penahanan'

"Untuk Pak KZ, ada pertimbangan penyidik juga, baik secara objektif maupun secara subjektif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).

"Salah satunya ada hal yang tidak koorporatif menyangkut masalah pokok perkara yang saat ini sedang didalami oleh penyidik," imbuhnya.

Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu?
Kivlan Zen Akui Terima Uang 4 Ribu Dollar dari Habil Marati, Bantah untuk Bunuh 4 Jenderal, Lalu? (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Dedi menjelaskan, hal tersebut menjadi pertimbangan pihak penyidik mengapa sampai hari ini penyidik masih belum mengabulkan permohonan penangguhan kepada Kivlan Zen.

"Semua masih berproses," jelasnya.

Di sisi lain, Soenarko bahkan sudah keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur, Jakarta, Jumat (21/6/2019) siang.

Ini menyusul langkah Polri yang mengabulkan penangguhan penahanan Soenarko.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved