Berita Gresik

Ibu-ibu Anggota Grup WA di Menganti, Gresik Diperiksa Polisi, Mereka Diduga Melanggar soal ini

Diduga melakukan penghinaan terhadap profesi pengacara di media sosial Whatsapp (WA), empat wanita diperiksa penyidik Polres Gresik.

Ibu-ibu Anggota Grup WA di Menganti, Gresik Diperiksa Polisi, Mereka Diduga Melanggar soal ini
SURYAOnline/Sugiyono
Ibu-ibu dari Domas, Kecamatan Menganti Gresik menunggu giliran pemeriksaan sebagai saksi di Polres Gresik, Senin (22/7/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK -  Diduga melakukan penghinaan terhadap profesi pengacara di media sosial Whatsapp (WA),  empat wanita diperiksa penyidik Polres Gresik, Senin (22/7/2019).

Empat orang tersebut, Yeni Dwi, Tri Murdiyaningsih, Mina, dan Hj Astutik.

Semuanya warga Desa Domas, Kecamatan Menganti, Gresik.

Mereka dilaporkan Sulton dari Kantor Hukum Sulton Sulaiman. 

“Intinya dalam grup WA itu, ibu-ibu ini telah melecehkan profesi advokat dengan kata-kata yang kurang pantas dibaca,” kata Sulton, Senin (22/7/2019).

Menurut dia, perbincangan yang dianggap menghina profesi advokat itu berawal dari panggilan Pengadilan Agama (PA) Gresik kepada Yeni dan Diah.

Keduanya dipanggil terkait perkara gono gini pasangan suami istri Huda dengan Sumarmi.

Keduanya menjadi saksi karena Yeni dan Diah sewa rumah yang menjadi objek gono gini keluarga Huda dan Sumarmi.

“Saudara Huda adalah karyawan saya di Kantor Hukum Sulton Sulaiman.

Kemudian saudara Yeni dan saudara Diah menuduh bahwa perkara gono gini tersebut didalangi pengacara di kantor hukum saya.

Halaman
123
Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved