Berita Surabaya

Alami Pikun, Menjelang Berangkat ke Tanah Suci, CJH Asal Bondowoso Kabur dari Asrama Haji Sukolilo

Pria calon jemaah haji itu terus memutari halaman Asrama Embarkasi Surabaya dan minta pulang ke daerah asalnya

Alami Pikun, Menjelang Berangkat ke Tanah Suci, CJH Asal Bondowoso Kabur dari Asrama Haji Sukolilo
TribunJatim.com/Kanurika Anisa
Alami Demensia (Pikun) calon jemaah haji Keliling asrama minta pulang ke daerah asalnya, Selasa (23/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekitar satu jam menjelang keberangkatan, terdapat seorang pria calon jemaah haji (CJH) berlari tak mau berganti kain ihrom dan menolak berangkat ke Jeddah, Selasa (23/7/2019).

CJH tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 52 asal Bondowoso, berlari ingin kabur dari Asrama Haji Sukolilo.

Pria berumur 80 tahun itu ternyata mengalami dimensia atau pikun dan ingin kembali pulang ke daerah asalnya.

"Tidak, saya mau pulang cari kendaraan di luar. Ini uang saya, pulang. Anak saya dua, istri ndak ada," ujarnya meminta kepada petugas di halaman Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (23/7/2019).

Dokter: CJH yang Hendak Kabur dari Asrama Haji Sukolilo Alami Pikun Berat Akan Dirujuk ke RSJ Menur

Sejumlah petugas ikut mengiringi pria tersebut yang terus memutari halaman Asrama Embarkasi Surabaya.

Tanpa lelah, calon jemaah haji ini terus mengelilingi asrama. Sesekali petugas memintanya berhenti sembari menanyakan perihal kondisinya.

"Tak nde'er, tak nginum. Anak duwe'en (tidak makan, tidak minum. Anak saya dua)," kata dia.

Sembari berkeliling asrama, calon jemaah haji ini menolak dan seakan menghindar menunjukan ketakutannya saat petugas meminta dirinya istirahat.

Sembari mengangkat tangan tak mau dipegang maupun ditawari minuman, dia bersikukuh ingin pulang ke rumahnya di Bondowoso.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved