Berita Tulungagung

Tulungagung Belum Bisa Terapkan Kewajiban Tes Urine bagi Calon Pengantin, Ini Sebabnya

BNNK Tulungagung melakukan sosialisasi tes urine bebas narkoba bagi calon pengantin

Tulungagung Belum Bisa Terapkan Kewajiban Tes Urine bagi Calon Pengantin, Ini Sebabnya
Surabaya.Tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi tes urine 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung melakukan sosialisasi tes urine bebas narkoba bagi calon pengantin. Tes urine ini merupakan syarat wajib untuk calon pengantian di Jatim.

"Kewajiban tes urine ini hasil MoU (nota kesepahaman) BNN Provinsi Jatim, dengan Kantor Kemenag Jatim," ujar Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo.

Lanjut Djoko, Tulungagung belum bisa menerapkan wajib tes urine itu. BNNK Tulungagung masih melakukan sosialisasi, agar kewajiban ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Ratusan Pelajar di Tulungagung Terjangkit Penyuka Sesama Jenis, Seks Menyimpang Ini Makin Marak

Diajak Pesta Miras, Dara 13 Tahun Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual 2 Remaja Tulungagung

Diharapkan semua bisa memahami, tes urine ini untuk kepentingan bersama.

Selain itu, belum ada kesepakatan soal pembiayaan untuk tes urine ini.

Sebelumnya, BNNK Tulungagung sudah rapat dengan Kemenag, Dinas Kesehatan, RSUD dr Iskak dan RS Bhayangkara.

Dari pertemuan itu, disepakati tes urine dilakukan di rumah sakit pemerintah atau di BNNK.

"Tapi sumber pembiayaannya belum ada kesepakatan. Masih belum ada keputusan," sambung Djoko.

Jika calon pengantin ditemukan positif naskoba, maka tidak akan membatalkan pernikahan.

Namun seusai akad nikah, maka wajib melakukan rehabilitasi di BNN.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved