Berita Surabaya

Minat Baca Warga Surabaya Disebut Meningkat, Pemkot Bertekad Wujudkan Membaca sebagai Budaya

Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan (Dispusip) mencatat pengunjung perpustakaan maupun Taman Bacaan Masyarakat (TBM) mengalami peningkatan.

Minat Baca Warga Surabaya Disebut Meningkat, Pemkot Bertekad Wujudkan Membaca sebagai Budaya
SURYAOnline/sugiharto
Sejumlah warga dan anak-anak membaca buku di Taman Baca Genteng Candi Sari Surabaya, Senin (22/7/2019). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Jumlah peminat literasi di Kota Surabaya mengalami kenaikan.  Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan (Dispusip) mencatat pengunjung perpustakaan maupun Taman Baca Masyarakat (TBM) meningkat.

Data Dispusip pada April tahun ini, jumlah pengunjung 186.385, Mei 202.667, Juni 142.473, dan hingga 19 Juli 2019, tercatat pengunjung ada 133.570.

"Pada bulan Juni itu ada penurunan, karena libur panjang sekolah dan juga cuti bersama 10 hari jadi kami tidak operasional," tutur Imam, Kepala Seksi Layanan Informasi Perpustakaan Dispusip Surabaya, Senin (22/7/2019).

Ia mengatakan, dibanding sebelum-sebelumnya, ia melihat peningkatan signifikan dalam minat baca masyarakat Surabaya.

Menurutnya, peningkatan ini bisa terjadi karena masyarakat membutuhkan fasilitas perpustakaan dan TBM, serta banyaknya aktivitas yang digelar di kedua tempat tersebut.

"Aktivitas kami semakin banyak, mulai dari lomba dongeng, lomba menulis, dan lain-lain," imbuhnya.

Yang terbaru, Dispusip mengajak pengunjung untuk membuat resume buku, lalu resume tersebut akan diunggah di akun Instagram resmi Dispusip.

"Alhamdulillah, lumayan (responnya). Tidak ada imbalan, tapi mereka sudah senang masuk Instagram kami. Mereka lebih bangga masuk Instagram karena itu menunjukkan mereka ikut berpartisipasi. Ketika kami minta, mereka juga langsung setuju," jelasnya.

Demografi pengunjung perpustakaan dan TBM beragam menurut Imam, tetapi didominasi oleh anak sekolah, kuliah dan pekerja muda.

Meski begitu, Imam menyebut pihaknya akan terus berusaha mengembangkan minat baca masyarakat, sehingga tak lagi soal menumbuhkan minat, melainkan menjadikan membaca sebagai budaya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved